Virus Corona

Pentingnya Kesepakatan Protokol Keamanan Lalu Lintas Manusia Antar Negara Ditengah Pandemi Covid-19

Retno Marsudi menekankan pentingnya kemitraan dan sinergi untuk menjamin amannya lalu lintas manusia antar negara, serta terjaminnya rantai pasokan.

Tribunnews.com/ Larasati Dyah Utami
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) Retno Marsudi mengumumkan kebijakan tambahan terkait perlintasan orang dari dan ke Indonesia, Selasa (17/3/2020) di kantor Kemlu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi menekankan pentingnya kemitraan dan sinergi untuk menjamin amannya lalu lintas manusia antar negara, serta terjaminnya rantai pasokan.

Terutama, untuk obat dan alat kesehatan (alkes) ditengah ketatnya kebijakan lalu lintas barang dan orang di tingkat global akibat krisis pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menlu dalam Telekonferensi Covid-19 International Coordination Group (ICG) bersama menteri dari sejumlah negara, Selasa (7/4/2020).

Baca: Bakamla Lakukan Penyekatan Jalur Tikus untuk Cegat Pengiriman TKI Ilegal Via Batam

Menlu Retno menyampaikan pengalaman inovatif untuk memenuhi kebutuhan pasokan medis, yaitu dengan kerjasama joint production seperti yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan Republik Korea.

"Kerjasama produksi antar produsen dan pemilik bahan baku perlu terus ditingkatkan untuk menjamin ketersedian alat pelindung diri (APD)," ujar Menlu.

Kerjasama ini diharapkan dapat dijadikan contoh negara lain baik untuk memproduksi APD atau pengembangan vaksin.

Menlu menyampaikan perlu disepakatinya protokol bersama atau prosedur mengenai proses kepulangan penduduk ke negara asalnya.

Baca: BPOM Dukung Pengembangan Obat Tradisional untuk Penanganan Covid-19

Tentunya dengan mematuhi prosedur kesehatan sebagai upaya memutus rantai penularan dan mencegah kasus impor Covid-19.

Menlu juga menyampaikan bandara-bandara Indonesia masih terbuka bagi negara sahabat yang ingin mengevakuasi warga negaranya.

Pemerintah Indonesia juga meminta negara lain memfasilitasi kepulangan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri ke tanah air, bagi mereka yang memenuhi prosedur kesehatan WHO.

Forum yang diinisiasi Menlu Kanada ini juga di ikuti Menlu dari Turki, Afrika Selatan, Singapura, Moroko, Perancis, Australia, Jerman, Brazil, Peru, dan Inggris.

Tujuannya sebagai forum koordinasi rutin untuk menjamin kelancaran penangan Covid-19, salah satunya berkaitan dengan keamanan proses evakuasi atau lalu lintas orang antar negara dan kelancaran rantai pasok kebutuhan medis.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved