Virus Corona

Ngaku Makan Lahap Selama Isolasi, Berat Badan Komisioner Ombudsman RI Ini Naik 2,5 Kg

Ninik Rahayu mengaku berterimakasih atas asupan yang ia terima selama diisolasi di RS Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Dok. Komisioner Ombudsman RI Ninik Rahayu
Ninik Rahayu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Ombudsman RI Ninik Rahayu mengaku berterimakasih atas asupan yang ia terima selama diisolasi di RS Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, makanan yang disediakan pihak rumah sakit sangat cocok di lidahnya. Apalagi dirinya kurang bisa melahap masakan yang cenderung asin.

"Rumah sakit itu saya nggak tahu cateringnya darimana tapi enak sekali (makanannya). Makanya saya berterima kasih berkali-kali," ujar Ninik, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (9/4/2020).

"Nasinya pulen banget, enak, masakannya nggak asin. Saya kan nggak suka asin, jadi saya selalu lahap," imbuhnya.

Baca: Daftar saat Pandemi Corona, Biaya Pencatatan Nikah di Luar KUA Bisa Dikembalikan

Dia menjelaskan tak ada pantangan terkait makanan tertentu selama dirinya diisolasi. Bahkan terkadang dirinya menerima makanan pemberian dari luar, seperti roti.

Ninik sendiri telah dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19 pada Rabu (8/4) malam. Dia pun pulang ke kediamannya setelah kurang lebih 14 hari diisolasi.

Karena selalu lahap menyantap masakan selama isolasi, Ninik pun iseng menimbang sesampainya dirumah. Dia kaget lantaran berat badannya naik hingga 2,5 kilogram (Kg).

"Dan 14 hari diisolasi, percaya nggak percaya, saya naik berat badannya. Tadi malam saya iseng nimbang badan, ternyata naik 2,5 kg. Pantesan pipi saya tembem banget," katanya seraya tertawa.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved