Virus Corona

334 Anak Buah Kapal MSC Bellissima dan MSC Lirica Tiba di Denpasar Bali

Perwakilan Indonesia di Uni Emirat Arab telah memfasilitasi pemulangan 334 anak buah kapal (ABK) MSC Bellissima dan MSC Lirica dari Dubai ke tanah air

Dok KJRI Dubai
Perwakilan Indonesia di Uni Emirat Arab telah fasilitasi pemulangan 334 anak buah kapal (ABK) MSC Bellissima dan MSC Lirica dari Dubai. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perwakilan Indonesia di Uni Emirat Arab telah memfasilitasi pemulangan 334 anak buah kapal (ABK) MSC Bellissima dan MSC Lirica dari Dubai ke tanah air, Rabu (8/4/2020).

Kapal MSC Bellissima berlayar dari Oman dan berlabuh di pelabuhan Dubai pada 11 Maret 2020.

Sedangkan MSC Lirica berlayar dari Abu Dhabi dan berlabuh di Dubai pada 12 Maret 2020.

Keduanya tidak melanjutkan pelayaran karena penyebaran virus corona atau Covid-19 dan kebijakan pemberhentian sementara operasional pelayaran.

Baca: Jokowi Apresiasi Perjuangan Tenaga Medis dan Aparat Keamanan Tangani Wabah Corona di Indonesia

Para ABK tersebut kembali ke tanah air dengan pesawat Air Asia yang dicharter perusahaan MSC Cruise S.A.

334 ABK tersebut kini telah tiba di Denpasar, Kamis (9/4/2020) pukul 00.15 WITA.

Mereka telah menjalani rapid tes pada 2 April dengan hasil negatif Covid-19 dan dinyatakan sehat untuk terbang.

Terdapat 1 ABK yang batal terbang.

Baca: PSBB Jakarta, Ketua FAKTA Ajak Aplikator Ojek Online Lebih Peduli pada Mitra Pengemudi

KJRI Dubai masih memastikan alasan pembatalan WNI tersebut.

Kementerian luar negeri Indonesia (Kemlu RI) mencatat hingga 8 April 2020, sebanyak 5.986 ABK WNI telah kembali ke Indonesia.

Mereka kembali karena kebijakan perusahaan untuk sementara tidak mengoperasikan kapal, karena penyebaran Covid-19.

Baca: DKI Jakarta Resmi Berlakukan PSBB, Kurungan 1 Tahun dan Denda Rp 100 Juta Menanti Bagi Pelanggar

Walaupun tidak semua ABK akan dipulangkan, setidaknya Kemlu mencatat 17.7769 ABK WNI yang bekerja di 122 kapal pesiar terancam dipulangkan.

"Tercatat 17.7769 ABK WNI yang bekerja di 122 kapal pesiar yang karena penyebaran Covid-19, berpotensi menghentikan operasional dan memulangkan WNI," ujar Menlu, Retno Marsudi pada konferensi pers virtual, Kamis (9/4/2020).

"Itu yang berpotensi, tapi tidak semua akan kembali. Beberapa akan melanjutkan pekerjaannya di kapal sebagai ABK minimum yang diperlukan kapal tersebut," kata Retno Marsudi.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved