Virus Corona

Seribu Personel Kodam Jaya Dikerahkan Bantu Beri Imbauan Penerapan PSBB di Jakarta

seribu personel Kodam Jaya dikerahkan untuk membantu Polda Metro Jaya memberikan imbauan kepada masyarakat

Tribunnews/JEPRIMA
Aktivitas warga saat pulang kerja di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2020). Pemprov DKI Jakarta resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibukota DKI Jakarta untuk memutus mata rantai virus corona atau Covid-19 pada Jumat (10/4) setelah disetujui oleh Menteri Kesehatan Terawan, PSBB berlaku selama 14 hari sesuai surat keputusan Kementerian Kesehatan dan bisa diperpanjang melihat situasi dan kondisi. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak seribu personel Kodam Jaya dikerahkan untuk membantu Polda Metro Jaya memberikan imbauan kepada masyarakat terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Czi Zulhadrie S Mara menjelaakan mereka berasal dari satuan batalyon, satuan tempur, bantuan tempur, dan bantuan administrasi yang ada di bawah Kodam Jaya.

"Seribu personel. Itu di luar Babinsa yang ada di Koramil dan Kodim di bawah Kodam Jaya," kata Zulhadrie saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (10/4/2020).

Baca: Ada PSBB, Menperin Imbau Industri Agar Peroleh Izin Operasional

Selain itu, ia mengatakan masih ada personel Kodam Jaya lain yang disiagakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

"Yang pasukan dari unsur darat, laut, dan udara standby BKO ada 14 SSK dan 2 Detasemen sewaktu-waktu siap diturunkan," kata Zulhadrie.

Ia mengatakan mereka akan dikendalikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam hal ini Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Daerah.

Baca: PSBB Resmi Berlaku di Jakarta, Kapasitas Penumpang Transportasi Umum Dibatasi Sampai 50%

Sedangkan Panglima Kodam Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiyono bertindak sebagai pengarah personel tersebut.

"PSBB kendalinya ada di bawah Gubernur. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Daerah. Pangdam bertindak sebagai pengarah," kata Zulhadrie.

Zulhadrie mengatakan nantinya mereka akan bertugas hingga pandemi covid-19 mereda.

"Setiap hari anggota juga patroli, terutama malam hari untuk mengimbau masyarakat yang masih sering berkumpul untuk kembali ke rumah," kata Zulhadrie.

Sebelumnya, PSBB diterapkan di Jakarta mulai Jumat tanggal 10 - 23 April 2020 dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.

Kebijakan ini diterapkan untuk memutus mata rantai penularan virus corona (Covid-19) di Jakarta.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved