Breaking News:

Virus Corona

Ikuti Pelatihan Cegah Corona dan Mengemudi, Sopir Angkutan Umum dan Truk Dapat Insentif Rp 600 Ribu

Mabes Polri membenarkan adanya Program Keselamatan bagi para sopir angkutan umum dan truk yang bakal mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan.

Igman Ibrahim
Brigjen Pol Argo Yuwono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri membenarkan adanya Program Keselamatan bagi para sopir angkutan umum dan truk yang bakal mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan.

"Benar akan ada bantuan dari kepolisian yang dikedepankan Korlantas akan beri bantuan Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan diperuntukkan untuk sopir taksi, travel, bus dan truk," ujar Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Argo Yuwono dalam keterangannya di Bareskrim Polri, Senin (13/4/2020).

Jenderal bintang satu ini menjelaskan siapa saja sopir yang bakal diberi bantuan akan didata oleh masing-masing Polda di seluruh Indonesia.

Pendataan didelegasikan pada Dirlantas dan masing-masing Polda.

Baca: Tidak Ada Perawatan Maupun Obat Khusus Bagi Pasien yang Sudah Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

"Dirlantas masing-masing Polda yang menetapkan kriteria sopir yang berhak dapat bantuan dari kepolisian," katanya.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menuturkan sebelum mendapat bantuan Rp 600 ribu, para sopir harus mengikuti pelatihan.

Beberapa pelatihan baik mengenai pencegahan virus corona hingga keterampilan mengemudi yang baik dan benar akan diberikan di Polda maupun Polres setempat.

Baca: Di Tengah Pandemi Corona, Harga Emas Diprediksi Terus Naik

"Mereka harus ikut pelatihan dulu di Polda dan Polres. Setelah ikut pelatihan, akan mendapar rekening dari bank ‎pemerintah untuk salurkan bantuan kepolisian," ungkap Argo.

Argo menambahkan bantuan tersebut merupakan hasil realokasi anggaran Polri untuk penanganan corona.

"Ini realokasi anggaran yang ada di Polri, yang kami sisihkan atau dipotong untuk bantu masyarakat. Seperti kegiatan kerjasama luar negeri yang tidak mungkin dilakukan saat ini. Kita alihkan untuk bantu masyarakat," katanya.

Baca: 398 WNI yang Bekerja di Kapal Pesiar Milik Perusahaan Asal Miami Telah Tiba di Tanah Air

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran Rp 360 miliar untuk dibagikan kepada sopir dan kernet.

Anggaran ini akan disalurkan lewat Polisi kepada setiap sopir dan kernet senilai Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan.

"Polri akan melaksanakan program keselamatan. Ini seperti Program Kartu Prakerja, namanya program keselamatan. Oleh Polri yang mengkombinasikan bantuan sosial dan pelatihan," kata Jokowi dalam konferensi pers secara virtual pada Kamis (9/4/2020).

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved