Breaking News:

Virus Corona

PBNU Sediakan Gedung Maarif NU Center Berstandart Hotel untuk Penginapan Perawat Corona

PBNU menyediakan Maarif NU Center untuk bisa digunakan sebagai tempat penginapan bagi para perawat pasien Corona.

Junaidi/PBNU
Maarif PBNU menyediakan Ma’arif NU Center (MNU Center) untuk akomodasi para perawat pasien corona. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (NU) yang berada di bawah naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyediakan Ma’arif NU Center (MNU Center) untuk akomodasi para perawat corona.

Ini adalah salah satu program yang dikeluarkan PBNU terkait Pendemik Covid-19. Ini untuk membantu masyarakat dan  pemerintah dalam menangani pandemik.

“Jika diperlukan pemerintah, kami menyediakan MNU Center untuk penginapan para perawat corona,” Kata Ketua Maarif NU, KH Arifin Junaidi.

Gedung MNU Center ini terletak di Jl Murwardi Grogol, Jakarta Barat, MNUC bisa menampung 80 orang dengan fasilitas sangat baik.

Arifin Junaidi berharap dengan adanya Gedung ini perawat bisa nyaman dan aman sehingga semakin semangat dalam menjalankan tugasnya.

“MNUC mampu menampung 80 orang dengan fasilitas hotel buget, bukan tempat diklat biasa. Setiap kamar ada kamar mandi, televisi dan fasilitas lain. Silahkan dipakai jika dibutuhkan, silahkan diatur oleh satgas covid-19 atau yang berkaitan,” paparnya

“Gedung itu belum pernah digunakan, baru 11 Maret kemarin diresmikan oleh Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA. Gedungnya masih baru dan sangat layak buat para perawat covid-19, jadi kalau pemerintah DKI Jakarta membutuhkan silahkan bisa menhubungi kami kapanpun,” sambungnya

LP Maarif NU PBNU juga menyiapkan sekolah yang representatif untuk perawat di daerah. Di seluruh wilayah Indonesia LP Ma'arif NU memiliki sekitar 21.000 sekolah dan madrasah.  KH. Arifin Junaidi mengaku sangat prihatin terhadap pengusiran terhadap tenaga medis di daerah. Arifin Junaidi juga meminta pemda setempat menghubungi jika memerlukan akomodasi untuk perawat atau tenaga medis.

“Di daerah kalau diperlukan juga kami menyediakan  akomodasi untuk para perawat, karena justru yang terjadi pengusiran terhadap perawat justru di daerah-daerah. Gedung sekolah dan madrasah Maarif yang representatif banyak sekali kalau diperlukan oleh pemerintah daerah kami sediakan untuk itu,” terangnya.

Selain itu, Ma’arif PBNU bersama LP Ma’arif NU PWNU di seluruh daerah akan melakukan penggalangan dana untuk para guru honorer. Menurutnya, guru honorer harus diperhatikan karena mereka juga ikut terdampak Covid-19

“Para guru honorer Ma’arif NU juga harus diperhatikan karena mereka juga terkena dampak Covid-19. Ma’arif PBNU bersama dengan Ma’arif di daerah akan melakukan penggalangan dana untuk guru honorer maarif,” pungkasnya.

Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA, mengapresiasi langkah LP Ma'arif NU PBNU, dan meminta kepada seluruh lembaga dan badan otonom di lingkungan untuk melakukan afermasi mengatasi pandemi Covid-19.

Penulis: Husein Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved