Breaking News:

Virus Corona

Wamenag: Puasa Di Tengah Covid-19 Jadikan Momen Membangun Kesadaran Sosial

"Musibah yang kita alami, musibah kemanusian yang menimpa seluruh masyarakat dunia," ujar Wamenag

Tribunnews/Irwan Rismawan
ILUSTRASI - Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja di perkantoran di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2020). Hingga hari ke-21 pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemprov DKI Jakarta telah menutup sementara 126 perusahaan yang melanggar Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil menteri agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa'adi meminta masyarakat menjadikan momen puasa kali ini untuk membangun kesadaran sosial.

Dalam kajian daring yang dilaksanakan Kemenag, Senin (4/5/2020), Wamenag berujar pada Bulan Ramadan kali ini Indonesia dalam situasi yang tidak biasa.

Baca: 10 Hari Pelarangan Mudik, Sudah 10.573 Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Seluruh dunia menyatakan perang melawan pandemi virus corona (Covid-19) dan lumpuhnya sejumlah sektor ekonomi yang mengakibatkan PHK secara masal.

"Musibah yang kita alami, musibah kemanusian yang menimpa seluruh masyarakat dunia," ujar Wamenag.

Beradasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 pusat, Wamenag menuturkan lebih dari 1,6 juta masyarakat terpaksa di PHK akibat pandemi Covid-19 ini.

Sementara itu, sebanyak 115 juta masyarakat yang rentan jatuh di jurang kemiskinan dengan adanya pandemi ini.

Sehingga diperkirakan 26 sampai 26,5 juta jiwa akan jatuh miskin.

"Golongan tersebut rentan jatuh di garis kemiskinan, karena tidak ada pekerjaan, karena tidak ada job yang seharusnya dilakukan," ujar Zainut Tauhid.

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved