Minggu, 10 Mei 2026

Virus Corona

IDI Pastikan Para Dokter Siap Kapan Saja Jika Dibutuhkan dalam Pelayanan Covid-19

"Sejauh ini imbauan PB IDI seluruh dokter siap kapan saja untuk dilibatkan," kata dr. Halik kepada Tribunnews.com

Tayang:
Alberto PIZZOLI / AFP
ILUSTRASI - Dokter Enrico Ramoni, mengenakan alat pelindung, memeriksa peralatan medis seorang pasien di unit perawatan intensif di rumah sakit Casal Palocco dekat Roma, pada 8 April 2020 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Penanganan Virus Corona (Covid-19), Doni Monardo mengatakan saat ini tes masif covid-19 di Indonesia terkendala oleh minimnya sumber daya manusia (SDM) atau tenaga medis.

Supaya kebutuhan SDM terpenuhi, Doni mengatakan tim gugus tugas akan bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Baca: Hindari Miskomunikasi, Pemprov DKI Diminta Sosialisasikan KSBB ke Kelurahan Hingga Kecamatan

"Sejauh ini kendalanya adalah sumber daya di tiap laboratorium belum optimal masih terbatasnya tenaga personel. Oleh karena itu gugus tugas pusat telah minta bantuan kepada PB IDI," kata Doni dalam video konferensi usai rapat evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar, Senin, (4/5/2020).

Untuk permintaan bantuan, Humas IDI dr. Halik Malik menuturkan IDI selalu mengimbau para anggotanya agar bersedia kapan saja saat mendapat panggilan untuk membantu penangan covid-19

"Sejauh ini imbauan PB IDI seluruh dokter siap kapan saja untuk dilibatkan," kata dr. Halik kepada Tribunnews.com, Selasa (5/5/2020).

Dr. Halik juga menyertakan lampiran surat yang dikeluarkan tanggal 30 Maret 2020 oleh Ketua Umum IDI Daeng Faqih yang isinya IDI menyerukan seluruh dokter umum dan dokter spesialis untuk mempersiapkan diri dan bergabung dalam gerakan bersama melawan covid-19 dalam Gerakan Dokter Semesta Melawan Covid-19.

Baca: Curhat Mensos yang Sibuk Urusi Bansos Covid-19, Balas Pesan Hingga Jam 1 Dini Hari

Gerakan Dokter Semesta Melawan Covid-19 ini mewajibkan seluruh dokter mengikuti pelatihan penangan covid-19 yang terdiri dari keahlian penanganan perawatan dan pemeriksaan pasien covid-19, dan cara menggunakan APD.

IDI pusat juga mengimbau IDI daerah agar aktif melakukan tele-edukasi penanganan covid-19, dan mengkoordinasikan seluruh potensi dokter Indonesia.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved