Breaking News:

Sido Muncul Kembali Kucurkan Rp 800 Juta untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19

Untuk membantu meringankan beban warga terdampak Covid-19 dan petugas medis, PT Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali salurkan bantuan sebesar Rp 8

Ist
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (dua dari kanan) secara simbolis menyerahkan bantuan untuk penanganan Covid-19 yang dilakukan di kantor Sido Muncul, Jakarta, Selasa (5/5/2020) siang. 

TRIBUNNEWS.COM - Untuk membantu meringankan beban warga terdampak Covid-19 dan petugas medis, PT Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali salurkan bantuan sebesar Rp 800 juta ke Perhimpunan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Satuan Kesehatan Detasemen Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Satkes Denma Mabes TNI), Rumah Perubahan, dan Walikota Semarang, Selasa (05/05/2020).

“Hari ini Sido Muncul kembali berpartisipasi menghadapi Covid-19 dengan menyalurkan bantuan total nilai 800 juta rupiah,” kata Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat di Jakarta.

Ia menambahkan, bantuan tersebut berupa peralatan kesehatan, seperti baju hazmat, gloves, goggles, masker, rapid test, dan produk unggulan Sido Muncul. Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa sembako untuk warga yang membutuhkan.

“Sido Muncul menyumbang 500 juta rupiah kepada PERSI berupa 400 baju hazmat, 1.000 gloves, 230 goggles, 400 masker KN94, dan 250 rapid test dengan total nilai 300 juta rupiah dan produk Sido Muncul seperti Tolak Angin Cair, Vit C 1.000, Kopi Jahe, Madu, Kuku Bima Energi Vit. C, dan Kapsul Sari Daun Pepaya senilai 200 juta rupiah. Kami juga menyumbang produk senilai 50 juta rupiah ke Satkes Denma Mabes TNI dan 1.500 APD yang kami beli dari UKM ke Rumah Perubahan, serta 1.500 paket sembako dengan total 165 juta rupiah untuk warga terdampak di Semarang,” ujar Irwan Hidayat usai menyerahkan bantuan di Kantor Sido Muncul, Selasa (05/05).

Dalam distribusi bantuan, secara simbolis Sido Muncul menyerahkan sumbangan senilai Rp 500 juta kepada Ketua Tim PERSI Covid-19 Rachmat Mulyana dan produk dengan total nilai Rp 50 juta kepada Dokter Satkes Denma Mabes TNI Sri Agung Santosa Adji, dan 1.500 APD kepada Pendiri Rumah Perubahan Rhenald Kasali.

Pada hari yang sama, Sido Muncul juga menyerahkan 1.500 paket sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Semarang. Bantuan diserahkan oleh Direktur Utama Sido Muncul David Hidayat kepada Walikota Semarang Hendrar Prihadi di Balai Kota Semarang.

Selama pandemi Covid-19, Sido Muncul telah menyiapkan dana sebesar 15 miliar rupiah untuk membantu warga dan tenaga medis terdampak. Bantuan senilai Rp2Miliar disalurkan kepada benihbaik.com, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Palang Merah Indonesia (PMI), kitabisa.com, dan pengemudi ojek online dan supir bajaj. Sido Muncul juga memberikan paket sembako dan produk Sido Muncul kepada 1.000 pengemudi taxi melalui kitabisa.com, 400 pengemudi ojek online dan supir bajaj, serta 500 paket produk ke Gereja Katedral, Jakarta Pusat.

Selain itu, Sido Muncul juga memberikan 1.000 paket sembako kepada warga di Bekasi Barat dan paket produk berupa Tolak Angin Ciar, Vit C 1.000, dan Jahe Wangi kepada Akademi Kepolisian di Semarang, 6.000 paket sembako kepada Yayasan Media Group untuk disalurkan ke Jaringan Gusdurian dan Rumah Harapan, serta bantuan 820 juta rupiah dalam bentuk uang tunai, paket produk Sido Muncul, paket sembako, dan APD kepada Universitas Islam Negeri, Kodim Semarang, Badan Amal Kasih Khatolik, Universitas Negeri Semarang, Paroki St. Yohanes Rasul Pringwulung Yogyakarta, dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional.

Irwan menjelaskan sejak awal kemunculan wabah Covid-19, dirinya telah membentuk tim internal Bantuan Covid-19 Sido Muncul untuk berpartisipasi menghadapi Covid-19.

“Kami berusaha mendistribusikan sendiri bantuan tersebut karena kami memiliki network yang luas. Banyak pihak yang meminta bantuan kepada Sido Muncul, sehingga mempermudah proses pendistribusian. Sebab, dalam kondisi bencana ini, yang paling sulit adalah distribusi bantuan. Ada kemungkinan pihak yang terlewatkan. Nah, yang terlewatkan itulah yang akan Sido Muncul bantu. Pokoknya yang penting semua pihak hari ikut berpartisipasi. Semua ikut arahan dan aturan pemerintah, stay at home, physical distancing. Kalau semua berpartisipasi, semoga pandemi ini tidak berlarut lama. Sebab sekarang mulai memasuki musim pancaroba. Saya khawatir nanti akan muncul DBD dan penyakit ini lebih berbahaya,” tutupnya.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved