Senin, 8 Juni 2026

Virus Corona

Update Selasa 5 Mei: RS Wisma Atlet Rawat 773 Pasien Positif Covid-19

Yudo mengatakan saat ini RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran merawat total sebanyak 1.077 pasien yang terdiri dari 707 pria dan 370 wanita.

Tayang:
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
puspen tni/puspen tni
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan-I) Laksamana Madya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. meresmikan Markas Komando Kogabwilhan-I yang terletak di Jalan Brigjen Katamso, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Senin (4/5/2020). Peresmian Markas Komando (Mako) Kogabwilhan tersebut dilaksanakan melalui video conference. (Puspen TNI) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan) Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengungkapkan hingga Selasa (5/5/2020) pukul 08.00 WIB Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran tengah merawat inap 773 pasien positif terinfeksi Covid-19.

Ia mengatakan jumlah tersebut bertambah sebanyak 23 pasien sejak pukul 08.00 WIB kemarin. 

"RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran kini merawat 773 pasien positif covid-19. Jumlah itu bertambah 23 pasien dari hari sebelumnya yakni 750 pasien," kata Yudo ketika dihubungi Tribunnews.com pada Selasa (5/5/2020).

Baca: Waketum PKB: Didi Kempot Adalah Keluarga, Ambyar Rasanya Ditinggal

Yudo mengatakan saat ini RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran merawat total sebanyak 1.077 pasien yang terdiri dari 707 pria dan 370 wanita. 

Ia mengatakan jumlah total tersebut bertambah 226 pasien dari hari sebelumnya yakni 851 pasien.  

Hingga saat ini, Yudo mengatakan, RS tersebut merawat total 106 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 198 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Baca: BREAKING NEWS Jenazah Didi Kempot Tiba di Rumah Duka

"Pasien PDP bertambah 64 orang sejak kemarin dan pasien ODP bertambah 139," kata Yudo.

Sejak awal beroperasi yakni pada 23 Maret 2020 RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran telah memulangkan 727 pasien untuk menjalani isolasi mandiri. 

"Sebanyak 702 pasien di antaranya menjalani isolasi mandiri di rumah atas perintah dokter dan 25 lainnya pulang dan menjalani isolasi mandiri atas permintaan sendiri yang disertai dengan surat perjanjian," kata Yudo. 

Yudo menjelaskan seluruh pasien yang dipulangkan dan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah tersebut belum bisa dinyatakan sembuh. 

Hal itu karena mereka masih harus menjalani pemeriksaan kesehatan kembali setelah masa isolasi mandiri di rumah selama 14 hari selesai.
 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved