Breaking News:

Virus Corona

Peneliti AS: Tekan Respons Kekebalan Tubuh Awal Dapat Bantu Perangi Covid-19

Para peneliti di Amerika Serikat telah mengusulkan apa yang mereka sebut sebagai metode 'berlawanan dengan intuisi' dalam mengobati Covid-19.

NICOLAS ASFOURI / AFP
Foto diambil pada tanggal 29 April 2020 ini. seorang ilmuwan melihat sel-sel ginjal monyet saat melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Cells Culture Room di fasilitas Sinovac Biotech di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet. 

TRIBUNNEWS.COM - Para peneliti di Amerika Serikat telah mengusulkan apa yang mereka sebut sebagai metode 'berlawanan dengan intuisi' dalam mengobati Covid-19.

Yaitu dengan menekan sementara respons imun tubuh pada tahap awal saat pasien terpapar infeksi corona.

Hal itu dilakukan untuk mencegah timbulnya gejala yang lebih parah di kemudian hari.

Setelah meneliti metode untuk membandingkan Covid-19 dengan flu, para peneliti menemukan perkembangan, penyakit corona bergerak lebih lambat.

Temuan tersebut tertulis dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam Journal of Medical Virology.

Menurut jurnal tersebut, respons imun selanjutnya mungkin menjadi alasan pasien Covid-19 mendapati gejala yang lebih parah.

Foto diambil pada tanggal 29 April 2020 ini. seorang ilmuwan melihat sel-sel ginjal monyet saat melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Cells Culture Room di fasilitas Sinovac Biotech di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet.
Foto diambil pada tanggal 29 April 2020 ini. seorang ilmuwan melihat sel-sel ginjal monyet saat melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Cells Culture Room di fasilitas Sinovac Biotech di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet. (NICOLAS ASFOURI / AFP)

Baca: Hampir Temukan Hal Mendasar Infeksi Corona, Peneliti di AS Tewas Tertembak

"Berdasarkan hasil pemodelan matematika, kami mengusulkan ide berlawanan."

"Rejimen singkat dari obat penekan kekebalan yang tepat diterapkan pada awal proses penyakit dapat meningkatkan hasil pasien," kata Sean Du, seorang peneliti dari University of Southern California dan co-penulis jurnal tersebut, dikutip Tribunnews dari SCMP.

"Dengan agen penekan yang tepat, kita mungkin dapat menunda respons imun adaptif."

"Lalu mencegahnya mengganggu respons imun bawaan, yang memungkinkan virus dan sel-sel yang terinfeksi tereliminasi lebih cepat," tambahnya.

Halaman
1234
Penulis: Inza Maliana
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved