Breaking News:

Update Minggu 10 Mei: RS Wisma Atlet Rawat 670 Pasien Positif Covid-19

RS tersebut merawat total 56 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 159 Orang Dalam Pemantauan (ODP)

YouTube BNPB Indonesia
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I TNI, Laksamana Madya TNI Yudo Margono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan) Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengungkapkan hingga Minggu (10/5/2020) pukul 08.00 WIB Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran tengah merawat inap 670 pasien positif terinfeksi Covid-19.

Ia mengatakan jumlah tersebut bertambah sebanyak delapan pasien sejak kemarin pukul 08.00 WIB kemarin.

"RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran kini merawat 670 pasien positif covid-19. Jumlah itu bertambah delapan pasien dari hari sebelumnya yakni 662 pasien," kata Yudo ketika dihubungi pada Minggu (10/5/2020).

Baca: Jusuf Kalla Ajak Wajib Zakat Bayar Lebih Awal untuk Bantu Korban Pandemi Corona

Yudo mengatakan saat ini RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran merawat total sebanyak 885 pasien yang terdiri dari 576 pria dan 309 wanita.

Ia mengatakan jumlah total tersebut bertambah dua pasien dari hari sebelumnya yakni 883 pasien.

Hingga saat ini, Yudo mengatakan, RS tersebut merawat total 56 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 159 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Pasien PDP berkurang lima orang sejak kemarin dan pasien ODP berkurang satu orang sejak kemarin," kata Yudo.

Baca: Madu Hutan Cindakko, Suplemen Untuk Tenaga Kesehatan di RS Darurat Wisma Atlet

Sejak awal beroperasi yakni pada 23 Maret 2020 RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran telah memulangkan ratusan pasien untuk menjalani isolasi mandiri.

"Sebanyak 987 pasien di antaranya menjalani isolasi mandiri di rumah atas perintah dokter dan 28 lainnya pulang untuk menjalani isolasi mandiri atas permintaan sendiri yang disertai dengan surat perjanjian," kata Yudo.

Yudo menjelaskan seluruh pasien yang dipulangkan dan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah tersebut belum bisa dinyatakan sembuh.

Hal itu karena mereka masih harus menjalani pemeriksaan kesehatan kembali setelah masa isolasi mandiri di rumah selama 14 hari selesai.

Berita Populer
Penulis: Gita Irawan
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved