Breaking News:

Virus Corona

Doni Monardo Sempat Tegang saat Awal Pandemi Virus Corona Masuk Indonesia

"Tiga minggu pertama, saya termasuk orang yang paling tegang," kata Doni Monardo

IST
Kepala BNPB Doni Monardo dan keluarga. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengaku kesulitan mencari rumah sakit untuk memeriksa masyarakat yang diduga terinfeksi virus corona.

Hal tersebut dirasakan Doni saat awal-awal pandemi virus corona mulai menyerang Indonesia, pada Maret 2020.

Baca: Update Corona di Indonesia: Ada 33.042 Orang PDP dan 251.861 ODP

"Tiga minggu pertama, saya termasuk orang yang paling tegang, kenapa? Orang yang tidak dapat bantuan rumah sakit, minta bantuan ke saya, saya saja kesulitan membantu mereka, bisa dibayangkan masyarakat yang lain," tutur Doni dalam diskusi secara virtual bertema Gaduh Gara-Gara Covid-19, Jakarta, Rabu (13/5/2020).

Setelah banyaknya rumah sakit rujukan dan disediakan rumah sakit darurat, penanganan pasien Covid-19 mulai tertangani dengan baik dan saat ini terus mengalami penurunan.

"Alhamdulilah semua ruang ICU di rumah sakit mengalami penurunan luar biasa, bahkan ada rumah sakit yang biasanya 100 persen (penuh), sekarang kurang dari 50 persen," papar Doni.

Baca: Orang Tertua di Spanyol Umur 113 Tahun Sembuh dari Corona

Agar virus Covid-19 tidak bertahan lama, Doni pun mengajak masyarakat untuk menjaga stamina tubuhnya dan mengikuti semua anjuran pemerintah.

"Perut tidak boleh kosong, hati harus senang, dan pikiran akan tenang," ucap Doni.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved