Breaking News:

Virus Corona

Bantuan Sembako Pemerintah Baru Memenuhi 17,5 Juta Jiwa Hingga Mei 2020

Angka tersebut diketahui masih belum memenuhi target, yakni sekira 2,5 juta dari total penerima 20 juta KPM

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
ILUSTRASI - Warga Kota Semarang terlihat mengantri pengambilan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Johar, Senin (11/05/20). Kantor pos dipercayai oleh Kementerian Sosial untuk membagikan Bantuan Sosial Tunai (BST). Adapun di Kota Semarang terdapat 47.129 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan BST ini. Pembagian ini sudah dilakukan sejak 8 Mei-20 Mei 2020 mendatang. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah mencatat jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) kartu sembako sebanyak 17,5 juta hingga Mei 2020.

Angka tersebut diketahui masih belum memenuhi target, yakni total penerima 20 juta KPM.

Baca: Bertahan di Masa Sulit Covid-19, ASDP Pangkas Anggaran Investasi Jadi Rp 900 Miliar

"Di kartu sembako dalam perkembangannya saat ini, tadi penambahan data dari 15,2 juta menjadi 20 juta menjadi tantangan," kata Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani dalam siaran YouTube BNPB, Jumat (15/5/2020).

Adapun anggaran yang telah dialokasikan terkait kartu sembako, kata Askolani, besarannya lebih dari Rp 10 triliun.

"Sampai dengan 13 Mei, sudah dialokasikan anggaran sampai Rp 14,45 triliun untuk menambah daripada kegiatan kartu sembako," ujarnya.

Askolani menambahkan, pihaknya terus mempercepat pencarian data dari orang-orang yang terdampak dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk bisa segera disalurkan bantuan sembako

"Pemerintah harus cepat mencari data orang-orang  yang terdampak psbb untuk mendapatkan tambahan bantuan sampai 4,8 juta rumah tangga sasaran untuk diberikan bantuan," katanya

Selain itu, pemerintah juga menambahkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada keluarga yang terdampak Covid-19.

Baca: Covid-19 Klaster Tambora, DKI Minta Warga Jangan Remehkan Pandemi Virus Corona

"Kemudian untuk mencakup lebih luas daripada bantuan ke masyarakat, pemerintah juga menambahkan 9 juta lagi untuk bantuan langsung tunai kepada masyarakat.

Ini tentunya BLT menjadi top up daripada bantuan perlindungan sosial yang sudah ada saat ini," pungkasnya.

Penulis: Reza Deni
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved