Breaking News:

Virus Corona

25 Peneliti Ikuti Program Sertifikasi Peneliti Kuantitatif Internasional

Gelar yang diberikan ke peserta yang dinyatakan lulus ini menjadi bukti profesionalitas dan kompetensi meneliti mereka sebagai peneliti.

Ist
Gelar yang diberikan ke peserta yang dinyatakan lulus ini menjadi bukti profesionalitas dan kompetensi meneliti mereka sebagai peneliti. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Situasi Pandemi Covid-19 saat ini tidak menyurutkan semangat para peneliti Indonesia untuk terus berkarya dan belajar.

Sebanyak 24 peneliti Indonesia mengikuti program Pelatihan dan Sertifikasi Peneliti Kuantitatif Internasional yang diselenggarakan Indonesia Researchers Association (IRA) bekerjasama dengan PT Metiri Aromata Tifara Nusantara serta Quantum International HRM.

Ketua Formatur IRA Dr. Suyono Thamrin, Drs ST MEngSc, CIQaR mengatakan, setelah mengikuti program ini mereka akan bisa mendapatkan gelar CIQnR (Certified International Quantitative Research) dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Baca: Tegaskan Jabodetabek Masih PSBB, Gubernur Anies: Virus Tidak Kenal Lebaran atau Bukan

Gelar yang diberikan ke peserta yang dinyatakan lulus ini menjadi bukti profesionalitas dan kompetensi meneliti mereka sebagai peneliti.

Kegiatan ini diselenggarakan secara online ini difokuskan untuk tenaga dosen, peneliti, konsultan, reviewer, dan atau assessor.

"Keputusan diadakannya sertifikasi ini didasari atas masih belum adanya sertifikasi person untuk para peneliti di Indonesia yang menjamin profesionalitas dan standar kualitas peneliti Indonesia" ujar Dr Suyono Thamrin dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2020).

Baca: Polisi di Inggris dan Wales Telah Terbitkan 14.000 Denda untuk Pelanggar Lockdown

Dr Suyono memaparkan, pelatihan yang dilaksanakan secara online via aplikasi ZOOM ini dilaksanakan mulai tanggal 16-18 Mei 2020.

Pemateri dalam sertifikasi berbasis onine kali ini antara lain; Prof. Pribadiyono (Quantum HRM), Prof. Sugiyono (Universitas Negeri Yogyakarta), Prof. Burhan Bungin (Universitas Ciputra), dan Dr. Mashudi (Universitas Diponegoro).

'Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme peneliti dan menyiapkan asesor penelitian yang tersertifikasi Internasional. Pelatihan akan dibuka secara langsung oleh saya sendiri," ujar Dr. Suyono yang juga dosen dari Universitas Pertahanan.

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved