Breaking News:

Virus Corona

Polisi Malaysia Cari 4 TKI yang Melarikan Diri Setelah Diperiksa Covid-19

Polisi Malaysia mencari 4 Tenaga Kerja Indonesia yang melarikan diri dari rumah kongsi atau asrama pekerja di Sepang, setelah menjalani tes Covid-19.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, SEPANG - Polisi Malaysia mencari empat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang melarikan diri dari rumah kongsi atau asrama pekerja di Sepang, setelah menjalani tes virus corona atau Covid-19.

Menurut Kepala Kepolisian Distrik Sepang, Kamarul Azran Wan Yusof, sebuah perusahaan konstruksi jalan yang berbasis di Port Dickson, Negeri Sembilan, telah melakukan pemeriksaan Covid-19 terhadap 26 karyawannya di asrama pekerja pada 13 Mei lalu.

Baca: Rekor Tertinggi, Pasien Positif Covid-19 Naik 973 Pasien, Total 20.162 Kasus Positif

Pada 18 Mei, personil medis memberitahu satu pekerja asal Indonesia yang telah diperiksa diyatakan positif Covid-19 dan dibawa ke rumah sakit Sungai Buloh untuk perawatan.

"Pada saat yang sama, perusahaan menemukan empat pekerja Indonesia lainnya telah melarikan diri," kata Wan Kamarul Azran di Malaysia, Rabu (20/5/2020).

Dia menambahkan, empat pekerja Indonesia yang melarikan diri berusia antara 22-27 tahun, termasuk satu diantaranya adalah wanita.

Baca: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Gorontalo, Jumat 22 Mei 2020 dan Bacaan Niat Puasa Ramadhan

Menurut Wan Kamarul Azran, Pusat Kesehatan Sungai Pelek telah mengarahkan perusahaan untuk membawa para pekerja yang tinggal di asrama untuk menjalani tes Covid-19, pada keeskoan harinya, Selasa (19/5/2020).

Baca: Habib Umar Assegaf Dilaporkan ke Polisi Diduga Pukul Anggota Satpol PP yang Bertugas Saat PSBB

Dari pemeriksaan berikutnya, dua warga Bangladesh didiagnosis positif Covid-19 dan dibawa ke rumah sakit Sungai Buloh untuk perawatan.

"Publik diminta untuk memberikan informasi dan bekerja sama dengan polisi sehingga keempat dari mereka dapat dilacak," katanya. (BERNAMA)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved