Virus Corona

Warga Padati Mal, Dokter Khawatirkan Lonjakan Covid-19 hingga RS Tak Mampu Tampung Pasien

Masyarakat mulai memadati mal di tengah PSBB. Dokter mengkhawatirkan terjadinya lonjakan kasus yang berisiko membuat RS tak mampu menampung pasien.

Tangkap layar Twitter @mbelgedez
Tangkap layar video yang berisi Mal CBD Ciledug ramai pengunjung 

TRIBUNNEWS.COM - Beberapa hari terakhir, padatnya area publik seperti pusat perbelanjaan atau mal di tengah pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mewarnai media sosial.

Potret warga yang mulai berbondong-bondong memadati ruang publik seolah abai dengan pandemi corona (Covid-19) ini pun menjadi sorotan.

Dokter di RSUD Pandan Arang, Boyolali, Jawa Tengah, dr. M. Fiarry Fikaris, mengaku menyayangkan sikap masyarakat tersebut.

Pasalnya, Fiarry mengatakan, situasi pandemi Covid-19 di Indonesia bahkan dunia saat ini belum terkendali.

"Kami dari dunia medis menyayangkan hal ini, karena situasi Covid di Indonesia bahkan seluruh dunia sampai saat ini belum bisa dikatakan terkendali," kata Fiarry saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (21/5/2020).

"Di Indonesia saja, kapasitas tes per hari masih di bawah 10.000, dengan jumlah positif yang selalu terus bertambah tiap harinya, sehingga masyarakat seharusnya tetap waspada dan mengurangi keluar rumah kecuali untuk hal yang esensial," sambungnya.

Dokter RSUD Pandan Arang Boyolali, Jawa Tengah, dr. M. Fiarry Fikaris.
Dokter RSUD Pandan Arang Boyolali, Jawa Tengah, dr. M. Fiarry Fikaris. (Dokumen Pribadi)

Lebih lanjut, Fiarry mengatakan, fenomena seperti ini bisa berdampak memunculkan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Sementara itu, jika banyak masyarakat yang tertular dan mengalami perburukan kondisi, Fiarry mengkhawatirkan rumah sakit tidak mampu menampungnya.

Pasalnya, menurut Fiarry, di masa-masa sebelum Covid-19 saja kapasitas rumah sakit seringkali penuh.

"Otomatis ketika orang banyak tertular, lalu banyak yang mengalami perburukan kondisi, nanti akan butuh tempat di rumah sakit yang cukup banyak."

Halaman
123
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved