Virus Corona

Anis Matta: Perlu Pendekatan Geopolitik Dalam Menghadapi Dampak Covid-19

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menilai perlu pendekatan geopolitik dalam menghadapi dampak Covid-19.

Tribunnews/JEPRIMA
Politikus sekaligus Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (GELORA) Indonesia Anis Matta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menilai perlu pendekatan geopolitik dalam menghadapi dampak Covid-19.

Menurutnya, pandemi Covid-19 berdampak buruk terhadap ekonomi negara di dunia.

Semua negara melakukan langkah peneyelamatan masing-masing dan cenderung terfokus secara protektif menjaga stok kebutuhan dalam negeri.

Baca: Trailer Kedua Tenet Belum Ungkap Makna Sebenarnya, Buat Penasaran

Di Indonesia, kata dia, sudah memiliki formula secara ekonomi, sosial, dan politik menghadapi dampak Covid-19.

Satu diantaranya dalam politik kebijakan pemerintah dengan disahkanya Perpu nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Disease 2019 (Covid-19).

Namun, ia menilai hal tersebut belum cukup untuk melindungi perekonomian nasional.

Baca: Anies Izinkan Warga Gelar Takbiran di Masjid Asal Tak Lebih Dari 5 Orang dan Dilakukan Bergantian

"Seperti saya ingatkan sebelumnnya bahwa krisis ini akan berlajut ke krisis sosial dan politik sampai terbentuknya tatanan aliansi global baru maka Indonesia tidak bisa hanya berfikir pendekatan domestik," kata Anis Matta melalui keterangannya, Jumat (22/5/2020).

Menurutnya, pemerintah Indonesia harus bisa membaca dan mahami faktor geopolitiknya.

Sebab, wabah Covid-19 bukan hanya menjadi urusan kesehatan semata, tetapi juga komoditas politik dunia.

Baca: Hukum Bayar Zakat Fitrah Online & Kapan Waktu yang Tepat Untuk Membayarkanya

"Pandemi ini sudah menjadi komoditas politik dunia dalam memainkan pengaruhnya secara global, khususnya Amerika berhadapan dengan China," ujar Anis Matta.

Anis menilai Indonesia harus menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi situasi saat ini.

Menurutnya, pemikiran dan kebijakan yang diambil harus bergeser ke konteks krisis ekonomi, sosial, politik dan faktor-faktor geopolitik yang mempengaruhinya.

Khususnya bagaimana negara-negara supremasi itu memanfaatkan krisis pandemi ini dalam memenangkan perang dominasi untuk membentuk aliansi global baru.

"Ada tiga hal yang Indonesia harus lakukan adalah shifting ke teknologi baru, desain model ekonomi baru dan yang tidak kalah pentingnya adalah merumuskan pola aliansi global baru," kata Anis Matta.

Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved