Virus Corona

Imbau Takbir dari Rumah, Achmad Yurianto : Mari Kita Bekerjasama dan Saling Membantu

Achmad Yurianto mengajak masyarakat untuk mengikuti semua imbauan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau corona.

https://covid19.go.id/
Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengajak masyarakat untuk mengikuti semua imbauan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau corona.

"Mari kita bekerjasama, mari kita bekerja saling membantu, patuhi semua anjuran pemerintah," ujar Yuri dalam siaran Youtube BNPB, Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Ia pun berharap masyarakat mulai terbiasa dengan kehidupan yang baru pada saat ini, dengan menjalankan pola hidup bersih.

Baca: Pasien di Wisma Atlet Alami Tekanan Psikologis, Cemas Ingin Lebaran di Rumah

Baca: Sehari Jelang Lebaran, Pintu Tol Palimanan Cirebon Sepi

"Rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun, selalu menggunakan masker manakala keluar dari rumah, dan tidak memaksakan keluar dari rumah kalau tidak ada kepentingan yang mendasar," ucap Yuri

"Hindari kerumunan, hindari tempat keramaian yang sangat memungkinkan terjadinya penularan. Di dalam kondisi seperti sekarang ini dengan kinerja data seperti sekarang ini, dilarang keluar rumah berpergian, apalagi mudik," sambung Yuri.

Melihat penyebaran virus coronan yang terus meningkat, Yuri juga mengajak umat muslim untuk menjalankan ibadah salat Idul Fitri di rumah.

"Takbirlah dari rumah, kita tidak akan kehilangan keluarga kita karena sekarang semuanya memungkinkan dengan menggunakan teknologi, tetapi ini menjadi penting untuk mengendalikan semuanya dan kita ingin segera pulih untuk kembali produktif tetapi aman dari Covid-19," papar Yuri.

Tercatat, jumlah kasus positif virus corona atau covid-19 hingga pukul 12.00 WIB, Sabtu (23/5/2020) sebanyak 21.745 orang.

Kasus meninggal dunia juga mengalami peningkatan sebanyak 25 orang sepanjang 24 jam terakhir.

Sehingga total pasien meninggal dunia kini tercatat menjadi 1.351 orang.

Sementara jumlah pasien sudah sembuh pada hari ini tercatat sebanyak 192 orang dan total mencapai 5.249 orang.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved