Breaking News:

Lebaran 2020

Perawat RS Wisma Atlet Ngaku Kangen Sungkem hingga Santap Rendang Warisan Turun Temurun Buatan Ibu

Biasanya, dia akan melakukan silaturahmi kepada sanak saudara dan tentunya melakukan sungkem ke orang tuanya.

TRIBUN/HO
Petugas medis berfoto bersama dengan ceria saat akan menangani pasien Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Rabu (6/5/2020). Wisma Atlet Kemayoran telah dialihfungsikan menjadi RS Darurat Covid-19, setelah pandemi Virus Corona mendera Indonesia. TRIBUNNEWS/HO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putra Pratama (35) terpaksa melewatkan kebersamaan bersama keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Minggu (24/5/2020).

Karena menjadi perawat RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, dia terpaksa tak pulang. Meski sedang tak bertugas, dia khawatir akan menulari keluarganya.

Kepada Tribunnews.com, Putra mengaku kangen atau rindu menjalani sejumlah tradisi di hari kemenangan ini.

Baca: Update Jadi 21.745 Kasus Covid-19, Ini Provinsi Jumlah Penambahan Pasien Positif Corona Terbanyak

Biasanya, dia akan melakukan silaturahmi kepada sanak saudara dan tentunya melakukan sungkem ke orang tuanya.

"Ya tentu saat ini saya kangen anak. Tapi juga kangen sungkem sama ibu bapak, silaturahmi sama sanak keluarga juga," ujar Putra, ketika dihubungi Tribunnews.com, Minggu (24/5/2020).

Terbantu dengan dunia modern, dia mengatakan berusaha mengatasi rasa rindu keluarganya dan home sick melalui video call. Meski menurutnya tetap ada yang kurang dengan cara ini.

Cara lain bagi Putra untuk menghabiskan waktu agar tak terlalu rindu keluarga adalah dengan beristirahat ataupun berdiskusi dengan rekan-rekannya sesama relawan.

Baca: Korban Selamat Ungkap Pemandangan Mengerikan Setelah Pesawat Jatuh ke Pemukiman Penduduk

"Biasanya saya habisin waktu buat tidur, kalau nggak nonton Youtube. Mungkin juga dengan discuss dengan teman-teman. Lebih ke arah menyibukkan diri ya agar lupa waktu dari hal-hal yang membuat mental kita jadi lemah," jelasnya.

Pria asal Jakarta tersebut juga mengaku kangen menyantap masakan sang ibunda. Ada satu menu yang selalu ditunggunya saat Idul Fitri yakni rendang.

Dia dan saudara-saudaranya menyebut masakan ibunya dengan nama Rendang Pusaka. Resepnya sendiri, kata Putra, adalah warisan turun temurun.

"Paling kangen rendang buatan ibu. Karena sejak kecil selalu jadi tradisi lebaran yakni menunggu Rendang Pusaka. Warisan turun temurun itu," kata dia.

Meski dirinya juga bisa memesan makanan via layanan antar online demi mengobati rindu akan rendangnya, Putra memilih untuk menabung uang yang dimiliki. Apalagi sistem makanan di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet sudah sesuai angka kebutuhan gizi (AKG).

"Bisa saja (pesan makanan dengan layanan antar online), tapi ya sayang saja uangnya mending di tabung. Sistem makan disini juga sudah sangat sesuai AKG, walaupun memang nggak semantap masakan yang dirumah," tandasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved