Breaking News:

Virus Corona

Ketua Gugus Tugas Sebut Setiap Orang Bepergian Harus Jalani Rapid Test

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan sejumlah daerah mengalami penurunan angka positif Covid-19

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan sejumlah daerah mengalami penurunan angka positif Covid-19. Namun dibarengi dengan beberapa daerah yang menunjukkan peningkatan.

Untuk menekan angka tersebut, Doni pun mengimbau pentingnya masyarakat mengikuti ketentuan dan aturan yang tercantum dalam Surat Edaran (SE) dari Gugus Tugas tentang pembatasan perjalanan orang dalam rangkaian penanganan Covid-19.

Salah satunya setiap warga Indonesia yang bepergian diwajibkan untuk menunjukan surat bebas dari Covid-19 dengan telah mengikuti rapid test ataupun PCR test.

Baca: Jepang Klaim Menangkan Pertarungan dengan Virus Corona, Meski Tak Taati Pedoman Lockdown

"Setiap orang yang berpergian wajib menunjukkan surat mengikuti rapid test untuk jangka waktu kadaluwarsa 3 hari, dan PCR test kadaluwarsa jangka waktu 7 hari, disetiap tempat pemeriksaan bandara, pelabuhan, stasiun ataupun cek poin selama melakukan perjalanan," ujar Doni, dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (25/5/2020).

Baca: Apa Itu New Normal Indonesia? Berikut Protokol Pelaksanaan Pencegahan Covid-19 di Tempat Kerja

Dia meminta masyarakat untuk mempersiapkan syarat-syarat yang telah diminta. Karena nantinya akan ada petugas yang melakukan pengecekan.

Apabila tidak dapat menunjukkan surat atau syarat yang diminta oleh petugas, maka yang bersangkutan akan diminta kembali ke tempat asal.

Baca: Korban Jiwa Covid-19 di Negara Berkembang Didominasi Pemuda

"Apabila saudara sekalian tidak bisa menunjukan surat keterangan yang maksud maka petugas gabungan dari dishub, kepolisian, Satpol PP dan TNI akan meminta saudara kembali ke tempat asal. Oleh karena itu besar harapan kita untuk mematuhi anjuran yang ada," tandasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved