Breaking News:

Virus Corona

Vaksin Covid-19 Universitas Oxford 50 Persen Berpotensi Gagal

Tim pengembang vaksin di Universitas Oxford mengatakan penurunan tingkat infeksi akan membuat vaksin semakin sulit dibuktikan keberhasilannya.

Fresh Daily
Ilustrasi vaksin virus corona. 

"Ada bahaya terlalu menjanjikan di sini. Ini adalah cara saya biasanya mengatakannya: ini adalah ambisi kami. Ada beberapa risiko. Itu belum pernah dilakukan sebelumnya. Kami tidak tahu apakah kami bisa melakukannya. Kami pikir kami bisa."

"Kau tahu, kesalahan terjadi. Kecelakaan juga terjadi saat memasak. Itu perlu dipahami," jelasnya.

Ilustrasi penemuan vaksin corona.
Ilustrasi penemuan vaksin corona. (YouTube WGBH News)

Baca: Jokowi: Kita Harus Mampu Menghasilkan Vaksin Sendiri

Baca: Ini Dua Vaksin Covid-19 yang Dalam Uji Coba Aman untuk Manusia

Awal bulan depan, Universitas Oxford akan merilis hasil dari percobaan pertama yang melibatkan lebih dari 1.000 sukarelawan Inggris pada April lalu, ketika Covid-19 berada pada puncaknya.

Di seluruh dunia, delapan vaksin Covid-19 yang potensial telah diuji coba pada manusia antara lain empat di China, dua di AS, dan satu di Jerman.

Banyak dari tim tersebut, termasuk Oxford, berencana memindahkan uji coba berikutnya ke hotspot Covid-19 di luar negeri, tetapi itu akan memakan waktu.

Tim Oxford telah mengatur uji coba lebih lanjut di AS dan sedang berunding dengan negara-negara lain di mana virus ini masih menyebar.

"Apa yang akan Anda lakukan jika Anda berada di China? Ada tiga perusahaan China yang mencari fase tiga dan tidak ada Covid di China. Jadi apa yang mereka lakukan?" tanya profesor Hill.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved