Breaking News:

Virus Corona

Jenderal Andika Perkasa Akan Berikan Lima Set Helm Pendeteksi Suhu Tubuh untuk Tangani Covid-19

Andika mengatakan helm tersebut akan mempermudah petugas dalam mendeteksi tubuh banyak orang.

Istimewa
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat teleconference dengan perawat RSPAD, Rabu (13/4/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan lima helm pendeteksi suhu tubuh untuk penanganan Covid-19.

Diketahui kelima helm pendeteksi suhu tubuh tersebut rencananya akan diberikan untuk penanganan covid-19 di RSPAD Gatot Soebroto, AKMIL, SECAPA, SESKOAD, dan Mabes AD.

Andika mengatakan sebelum diserahkan, rencananya akan ada sejumlah personel yang akan dilatih untuk mengoperasikan helm tersebut.

Hal itu disampaikan Andika pada teleconference berkala RSPAD Gatot Soebroto pada Selasa (26/5/2020).

“Kita sudah memiliki helm yang bisa melihat manusia di depan helm ini dengan suhu tubuh, ada 5 set. Saya akan rencanakan untuk training dulu supaya para operator nanti tahu betul apa yang bisa dilakukan," kata Andika dalam tayangan "TNI AD 60 Detik" yang diunggah di akun Instagram resmi TNI AD, @tni_angkatan_darat, pada Sabtu (30/5/2020).

Baca: Olla Ramlan Hatinya Goyah ketika Ekonominya Kena Dampak Covid-19

Andika mengatakan helm tersebut akan mempermudah petugas dalam mendeteksi tubuh banyak orang.

Sehingga nantinya para petugas tidak perlu lagi mendatangi satu per satu orang yang hendak dideteksi suhu tubuhnya.

"Helm ini akan mempermudah karena tidak perlu mendatangi satu persatu kemudian didepan wajah diukur. Si pemakai helm sudah bisa melihat banyak orang yang dilihat kelihatan suhunya dan tinggal langsung tunjuk saja,’’ kata Andika.

Baca: Dugaan Ujaran Kebencian, Polisi Periksa Lagi Abu Janda

Pemenuhan setiap kebutuhan serta pengadaan alat baru untuk Covid-19 yang dilakukan oleh Andika beserta jajaran petinggi TNI AD demi mempercepat penanganan Covid-19 saat ini.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Selain itu, tim medis RSPAD Gatot Soebroto juga melakukan paparan terhadap jumlah pasien Covid-19, baik pasien yang sudah diperbolehkan untuk pulang dan yang sedang menjalani perawatan.

Tim medis RSPAD juga melaporkan bahwa ketersediaan stok APD, Reagen serum Rapid Test yang mampu bertahan untuk dua bulan kedepan, serta sampel PCR dari masing-masing Rumah Sakit TNI AD dikirimkan ke RSPAD Gatot Soebroto untuk dilakukan uji klinis.

Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Brigadir Jenderal TNI dr A Budi Sulistya menjelaskan bahwa persediaan reagen ekstra RNH, reagen PCR dan reagen Rapid anti body dapat bertahan hingga dua bulan serta pengiriman sampel oleh rumah sakit TNI AD ke RSPAD yang sedang dalam perjalanan.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved