Breaking News:

Virus Corona

Lampaui Target Jokowi, Hari Ini Pemerintah Periksa 11.970 Spesimen Terkait Covid-19

Juru bicara percepatan penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan pemerintah telah melakukan pemeriksaan spesimen terhadap 11.970 spesimen

BNPB
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Senin (18/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru bicara percepatan penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan pemerintah telah melakukan pemeriksaan spesimen terhadap 11.970 spesimen, Rabu (3/6/2020).

Angka tersebut melampaui angka yang ditargetkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) per hari 10 ribu spesimen.

Adapun, sebelumnya, jumlah spesimen sempat turun di angka 9 ribu.

"Sehingga, total keseluruhan spesimen yang telah diperiksa sebanyak 353.434 spesimen," kata Achmad Yurianto dalam siaran BNPB, Rabu (3/6/2020).

Baca: Bukan Tren, 6 Alasan Orang Jepang Sering Memakai Masker Bedah di Tempat Umum

Pemeriksaan spesimen, dikatakan Achmad Yurianto dilakukan dengan dua metode.

Metode pertama yakni real time polymerase chain reaction (PCR).

Metode yang kedua merupakan tes cepat molekuler (TCM).

Dari pemeriksaan tersebut, jumlah kasus positif yang terjadi di Indonesia mengalami penambahan 684 pasien positif corona.

Baca: KPK: Sangat Terbuka Kasus Nurhadi Dikembangkan ke TPPU

"Covid-19 terkonfirmasi sebanyak 684 orang sehingga menjadi total kasus positif sebanyak 28.233 orang," ujar Yurianto.

Dari jumlah tersebut, Yuri mengatakan sebanyak 8.406 pasien dinyatakan sembuh setelah terjadi penambahan sebanyak 471 pasien.

Halaman
1234
Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved