Virus Corona
Jika Kampus Sudah Dibuka Lagi, Mahfud MD Pesan New Normal Protokol Kesehatan Nomor Satu
Mahfud MD mengatakan apabila nantinya kampus sudah kembali dibuka dan perkuliahan dimulai lagi maka protokol kesehatan menjadi hal yang utama.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menerapkan new normal atau kenormalan baru dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19 yang tak tahu kapan berakhirnya.
Terkait hal itu, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan apabila nantinya kampus sudah kembali dibuka dan perkuliahan dimulai lagi maka protokol kesehatan menjadi hal yang utama.
"Mari sekarang kita buat kenormalan baru atau new normal life, tetapi ketika kita melakukan normal baru itu protokol kesehatan tetap nomor satu," ujar Mahfud, dalam halal bihalal Ikatan Alumni Universitas Brawijaya secara virtual, Sabtu (6/6/2020).
Baca: New Normal di Bekasi: Panti Pijat hingga Karaoke Bisa Beroperasi Lagi, Begini Ketentuannya
"Ingat kalau kampus buka lagi dan perkuliahan (dimulai) harus jarak tempat duduknya antara 1-2 meter," imbuhnya.
Mahfud juga mengingatkan perlu adanya pemecahan jadwal perkuliahan ketika jumlah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut terlalu banyak.
Selain itu, menggunakan masker serta penyediaan tempat cuci tangan dalam ruangan perkuliahan juga harus diterapkan sebagai new normal.
Mahfud juga mengimbau agar normal lama seperti bersalaman hingga melakukan pelukan dihindari.
New normal, kata dia, harus dilakukan hingga ditemukannya vaksin virus corona.
"Kalau yang berpelukan, cipika cipiki, itu normal lama, nggak bisa lagi sekarang, salaman nggak bisa. Buat normal baru dulu sampai vaksin virus ditemukan," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/hotel-ciputra-semarang-sambut-new-normal_20200604_223200.jpg)