Breaking News:

Virus Corona

Ingatkan Bahaya Covid-19, Komika Marshel Sindir Warga yang Liburan di Saat Pandemi

Komika Marshel Widianto mengingatkan masyarakat atas bahaya virus corona yang dapat menular melalui kerumunan.

TRIBUNNEWS.COM/FAHDI FAHLEVI
Komika Marshel Widianto mengingatkan masyarakat atas bahaya virus corona yang dapat menular melalui kerumunan. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komika Marshel Widianto mengingatkan masyarakat atas bahaya virus corona yang dapat menular melalui kerumunan.

Dirinya menyindir masyarakat yang malah berlibur di tengah pandemi Covid-19 ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Marshel dalam dialog "Humor di Masa Pandemi" di kantor BNPB, Jakarta, Minggu (14/6/2020).

"Bapak ingat enggak waktu pertama kali diliburkan kantor-kantor di Jakarta dan juga beberapa sekolah di Jakarta. Itu langsung ada berita besoknya orang pada liburan ke Puncak. Ngapain ke puncak? Gathering Corona apa bagaimana?," ujar Marshel.

Menurut Marshel sebaiknya masyarakat tidak liburan di tengah pandemi corona.

Marshel mengimbau masyarakat berada di rumah saja untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dirinya juga menyindir pihak-pihak yang menimbun masker di tengah pandemi.

Baca: Italia, Jerman, Perancis dan Belanda Teken Kontrak dengan AstraZeneca Pasok Vaksin Covid-19

Baca: Termasuk Tempat Rentan Terjadinya Penularan Covid-19, Bagaimana Trik Aman Masuk Pasar Tradisional?

Padahal menurut Marshel masyarakat membutuhkan masker untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Orang-orang yang yang tiba-tiba pas awal-awal corona datang itu masker membludak, masker ditimbun. Nggak takut kena azab apa, bapak tahu gak azab-azab yang di sinetron," tutur Marshel sambil tertawa.

Marshel mengatakan banyak masyarakat yang tidak peduli dengan bahaya dari Covid-19.

Padahal menurutnya, ketidakpedulian tersebut dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

"Banyak banget yang lebih nggak peduli dengan hal seperti ini. Kita bisa mati, bukan karena corona doang gitu, tapi karena ketidakpedulian kita," pungkas Marshel.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved