Breaking News:

Virus Corona

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka Besok, Khusus Warga KTP DKI Saja, Diminta Daftar Online Dulu

Pelayanan verifikasi di loket dibuka mulai pukul 08.00 - 12.00 WIB. Saat pembukaan besok, jumlah pengunjung hanya dibatasi 1.000 orang saja

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Suasana sepi di pintu depan Taman Margasatwa Ragunan yang ditutup, Rabu (27/5/2020). Pada musim lebaran tahun ini, tidak ada keramaian warga yang berkunjung karena penutupan Ragunan terkait pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Taman Margasatwa Ragunan (TMR) akan kembali beroperasi Sabtu besok, pada 20 Juni 2020.

Bagi pengunjung yang mau datang, diminta untuk mendaftarkan diri secara daring lewat google form melalui link bit.ly/PesantiketTMR.

Nantinya data registrasi tersebut harus ditunjukkan kepada petugas loket untuk memudahkan proses verifikasi data pengunjung.

Pelayanan verifikasi di loket dibuka mulai pukul 08.00 - 12.00 WIB. Saat pembukaan besok, jumlah pengunjung hanya dibatasi 1.000 orang saja.

Kepala Promosi TMR Ketut Widarsana menuturkan pembukaan besok hanya diperuntukan bagi warga ber-KTP DKI Jakarta saja.

Baca: Ragunan Bakal Kembali Dibuka Pekan Depan, Lansia dan Anak 9 Tahun ke Bawah Dilarang Masuk

"Iya ragunan di buka (besok), tapi untuk warga DKI saja, itu juga dibatasi 1.000 orang saja," ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2020).

Jam operasional pada saat pembukaan perdana hanya dibatasi mulai 08.00 - 13.00 WIB.

Akses masuk pengunjung hanya tersedia melalui Pintu Utara di Jl. Harsono RM dan Pintu Barat di Jl. Kavling Polri Cilandak KKO.

Adapun protokol kesehatan yang diterapkan pihak TMR antara lain anak umur 0 - 9 tahun dilarang masuk, ibu hamil, orang dewasa berusia 60 tahun ke atas, punya penyakit bawaan, serta dilarang menggunakan tikar untuk tempat duduk di taman.

Pengunjung diminta membersihkan alas kaki dengan keset desinfektan yang disediakan, wajib membawa hand sanitizer sendiri, dan wajib memakai masker. Pengunjung juga diharapkan untuk selalu bergerak mengikuti penanda yang terpasang.

"Anak usia 0-9 tahun dilarang, lansia. Nggak boleh berkerumun di atas lima orang. Sebelum masuk pakai masker, cek suhu tubuh, injek kaki di keset bersih," jelas dia.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved