Breaking News:

Virus Corona

Platform Digital dan Konten Kreatif Bisa Tarik Lagi Minat Wisatawan

Ia berbagi pengalaman dan tipsnya kepada audiens mengenai produksi vlog ketika traveling.

Istimewa
Ilustrasi Taman Wisata Alam (TWA). (foto: lhk). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong pemanfaatan platform digital dan konten kreatif sebagai sarana membangun kembali kepercayaan wisatawan agar berwisata di Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya mengatakan dalam kondisi pandemi Covid-19, Indonesia sedang mengalami hilangnya kepercayaan dari wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.

“Gaining trust dan confidence adalah kunci dalam percepatan pemulihan sektor pariwisata namun hal ini tidak mudah, butuh upaya yang luar biasa dan kerja sama dari kita semua,” kata Nia Niscaya, Sabtu (27/6/2020).

Menurut  data dari social listening tools Sprinklr Analytic, Indonesia diproyeksi memiliki kepercayaan wisman meningkat dari di bawah angka nol, minggu ini mulai positif , variatif dan ada yang di atas 50 persen.

“Perlunya membuat konten kreatif vlogging, khususnya dalam mempromosikan keindahan dan keunikan pariwisata tanah air. Wisatawan nusantara diharapkan dapat menjadi pionir yang mempopulerkan normal baru pariwisata Indonesia berdasarkan protokol Cleanliness, Health, and Safety CHS yang tengah kami persiapkan,” ujarnya.

Baca: Kereta Api Jadi Solusi Percepatan Logistik di Daerah

Walau memprioritaskan wisatawan nusantara terlebih dahulu dalam waktu dekat, Untuk komunikasi ke negara pasar, Kemenparekraf juga telah melakukan kampanye #DreamNow #TravelTomorrow. 

"Hal itu lantaran penduduk dunia sangat sensitif saat ini, maka promosi luar negeri juga akan lebih menyuarakan tentang #DreamNow sambil terus menginspirasi untuk #TravelTomorrow," beber Nia.

Pada kesempatan yang sama, Sutiknyo, seorang travel vlogger yang banyak menciptakan konten video travelling melalui situs blog lostpacker.com. 

Ia berbagi pengalaman dan tipsnya kepada audiens mengenai produksi vlog ketika traveling. 

Sutiknyo menjelaskan bahwa suatu kreasi travel vlogging dapat dimulai dengan tiga hal utama yaitu banyak membaca, banyak mendengar, dan banyak melihat.

Selain itu, untuk mendapatkan inspirasi dan mengasah pengalaman, Sutiknyo juga mendukung para kreator untuk bergabung dengan circle kreator konten kreatif dan mengikuti kompetisi untuk mengukur kemampuan diri.

Menghadapi situasi pandemi ini, Sutiknyo juga mendukung msyarakat untuk senantiasa menaati protokol kesehatan ketika hendak melakukan perjalanan dan membuat konten kreasi. 

“Protokol kesehatan dapat menjadi tantangan bagi semua, namun kita harus melihat bagaimana sebaiknya kita dapat membantu mempromosikan protokol kesehatan dalam konten kreasi vlog kita."

"Ini adalah waktu yang tepat bagi warga Indonesia untuk mengenali negara kita seperti apa, pastinya dengan tetap menaati protokol kesehatan yang ada,” ucap Sutiknyo.
 

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved