Breaking News:

Virus Corona

Fraksi NasDem Lakukan Rapid Test Terhadap 134 Stafnya, Hasilnya 7 Orang Reaktif

"Dari pagi sampai siang melakukan rapid test terhadap 143 orang dan ada tujuh reaktif," kata Saan

WARTAKOTA/Nur Ichsan
ILUSTRASI - Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat, Reno Esnir (kaos hitam), didampingi ketua PFI Jakarta, Grandyos Zafna, sedang berbincang-bincang dengan ketua Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19, Sandiaga S Uno, saat meninjau pelaksanaan rapid test untuk kalangan jurnalis, di gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2020). Rapid test ditujukan kepada pewarta foto yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat dalam penanggulangan Covid-19, dan mereka termasuk kalangan yang rentan terpapar Covid-19. (WARTAKOTA/Nur Ichsan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi Partai NasDem di DPR melaksanakan rapid test virus corona atau Covid-19 terhadap 143 orang yang bekerja di lingkungan kantor Fraksi NasDem di DPR.

Dari hasil rapid test tersebut, terdapat tujuh orang hasilnya reaktif.

Baca: Gejala Terjangkit Covid-19 Mirip Gejala Alergi yang Terjadi Pada Anak, Bagaimana Membedakannya?

Sekretaris Fraksi NasDem Saan Mustopa mengatakan, dua pekan sekali Fraksi NasDem melakukan rapid test terhadap staf fraksi, tenaga ahli anggota, hingga petugas kebersihan di lingkungan kerja.

"Dari pagi sampai siang melakukan rapid test terhadap 143 orang dan ada tujuh reaktif," kata Saan saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (29/6/2020).

Menurutnya, tujuh orang yang hasilnya reaktif langsung dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan menjalani tes usap Polymerase Chain Reactin (PCR).

"Malam ini kami lakukan swab terhadap tujuh orang itu," ucap Wakil Ketua Komisi II DPR itu.

Baca: Setelah Marah-marah, Jokowi Minta Jajarannya Siapkan Terobosan Baru untuk Penanganan Covid-19

Setelah tujuh orang dinyatakan hasilnya reaktif, kata Saan,Fraksi NasDem mengambil keputusan untuk menerapkan bekerja dari rumah untuk staf fraksi, tenaga ahli, hingga petugas kebersihan sejak 30 Juni sampai 6 Juli 2020.

"Iya benar diterapkan bekerja dari rumah, kami ingin steril dulu," ucap Saan.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved