Breaking News:

Virus Corona

Hasil Pemeriksaan Hari Ini Sentuh 22.281 Spesimen, Total Akumulatif Sebanyak 871.436

Metode pertama yakni real time polymerase chain reaction (PCR). Metode yang kedua merupakan tes cepat molekuler (TCM).

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Sejumlah petugas kesehatan saat melakukan tes swab gratis kepada warga di Gelora Pancasila, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/6/2020). Setelah pamit beberapa minggu lalu, mobil Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akhirnya kembali lagi ke Kota Surabaya untuk membantu warga Surabaya dalam melakukan pemeriksaan tes swab Covid-19 secara massal. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menginformasikan soal pemeriksaan spesimen terkait Covid-19 pada Jumat (3/7/2020).

Adapun pemeriksaan spesimen yang rampung pada hari ini sebanyak 22.281 spesimen.

Seperti diketahui, angka tersebut sudah memenuhi target 20 ribu spesimen per hari.

Ini menjadi pencapaian berturut-turut selama empat hari setelah sehari sebelumnya hasil spesimen berada di angka 23.519 spesimen.

"Sampai hari ini kita sudah memeriksa total keseluruhan spesimen sebanyak 871.436 spesimen," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam siaran BNPB.

Baca: Pemerintah Pantau 38.767 ODP dan Awasi  13.609 PDP per 3 Juli

Pemeriksaan spesimen, dikatakan Yuri, dilakukan dengan dua metode.

Metode pertama yakni real time polymerase chain reaction (PCR). Metode yang kedua merupakan tes cepat molekuler (TCM).

Dari pemeriksaan tersebut, jumlah kasus positif yang terjadi di Indonesia mengalami penambahan sekitar 1.300 pasien positif corona

"Covid-19 terkonfirmasi sebanyak 1.301 orang sehingga menjadi total kasus positif sebanyak 60.695 orang," ujar Yurianto.

Angka penambahan tersebut diketahui lebih sedikit ketimbang pada Kamis kemarin, yang sebesar 1.642 orang.

Yuri juga mengatakan penambahan kasus sembuh hari ini mencapai 901 pasien, sehingga total kasus sembuh sebanyak 27.568 orang.

"Sementara jumlah yang meninggal dunia menjadi 3.036 orang setelah penambahan 49 orang," pungkasnya.
 

Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved