Breaking News:

Virus Corona

Istana: Anggota Paskibraka HUT ke-75 RI Hanya 3 Orang

Paskibraka kami bersepakat hasil keputusan kolegial mempertimbangkan kondisi, paskibraka hanya 3 plus cadangan

THE JAKARTA POST/SETO WARDHANA
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) melakukan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74 Tahun 2019 di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Upacara yang dipimpin oleh Presiden Jokowi tersebut dihadiri oleh perwakilan negara sahabat, tamu undangan, dan masyarakat umum. THE JAKARTA POST/SETO WARDHANA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, Istana Kepresiden tetap akan menggelar upacara peringatan HUT ke-75 RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (17/8/2020) mendatang.

Meski menggelar upacara, Pratikno menyebut peringatan itu akan digelar dengan peserta yang terbatas. Termasuk, anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka)

"Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka. Upacara tetap khidmat, tetapi dengan peserta terbatas," kata Pratikno saat jumpa pers terkait Peringatan HUT Ke-75 RI di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta, Senin (6/7/2020).

"Semua komponen yang terlibat dalam upacara hadir di situ termasuk Paskibraka tapi terbatas," tambahnya.

Baca: Perayaan HUT Ke-75 RI Akan Digelar Secara Sederhana Dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan, terkait jumlah anggota Paskibraka saat perayaan HUT ke-75 RI.

Ia menyebut, hanya akan ada 3 anggota saja ditambah 1 anggota cadangan.

"Paskibraka kami bersepakat hasil keputusan kolegial mempertimbangkan kondisi, paskibraka hanya 3 plus cadangan," kata Heru.

"Itu akan kami ambil dari Paskibraka 2019 yang pada saat itu tidak naik. Yang inti 2019 tidak muncul, ini ada cadangan kita ambil," jelasnya.

Lebih lanjut, Heru mengatakan, untuk tahun ini tidak ada seleksi anggota paskibraka untuk upacara kemerdekaan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu pun sudah dikoordinasikan dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak merekrut di 2020 karena sekali lagi kita sayangi kesehatan nyawa masyarakat dan protokol kesehatan yang harus kita junjung tinggi demikian," tutup Heru.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved