Breaking News:

Virus Corona

Sekjen Positif Virus Corona, Komisi Yudisial Akan Berlakukan WFH Seminggu Kedepan

Jaja menegaskan Komisi Yudisial tetap melakukan pelayanan seperti biasa, namun diutamakan melalui online

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus (kiri) tiba di gedung KPK untuk menjalani peremuan tertutup di Jakarta, Jumat (3/7/2020). Pertemuan antara KPK dengan KY tersebut dalam rangka pertukaran data hakim. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Komisi Yudisial (KY) Tubagus Rismunandar dikonfirmasi positif virus corona atau Covid-19

Terkait hal itu, Ketua KY Jaja Ahmad Jayus mengatakan pihaknya akan memberlakukan work from home (WFH) selama seminggu ke depan. 

Hal tersebut tetap dilakukan meski Rismunandar tidak masuk kantor selama 12 hari terakhir.

Menurutnya itu langkah pencegahan standar Covid-19.

"Meski dalam waktu 12 hari kemarin itu dia (Rismunandar) nggak masuk kantor, (karena) lagi pendidikan. Tapi tetap saja kita lakukan sterilisasi gedung dan tempat-tempat kerja dibersihkan sesuai standar Covid, kemudian selama satu minggu ke depan ini WFH murni," ujar Jaja, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (9/7/2020). 

Baca: Pemerintah Tanggung Biaya Perawatan Warga Asing yang Positif Covid-19

Dia menjelaskan selama ini pihaknya sudah memberlakukan ketentuan dimana 50 persen bekerja di kantor dan 50 persen bekerja di rumah. 

Namun, akibat kasus ini Jaja mengungkap untuk sementara WFH akan kembali diberlakukan seperti di awal pandemi Covid-19

"Kalau kemarin kan maksimum 50 persen masuk kantor. Sekarang untuk sementara di WFH kan dahulu. Sampai seminggu ke depan," kata dia. 

Jaja menegaskan Komisi Yudisial tetap melakukan pelayanan seperti biasa, namun diutamakan melalui online. 

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved