Breaking News:

Virus Corona

Lonjakan Kasus Positif Covid-19 Kemungkinan Berdampak pada Rencana Pembukaan Sekolah

Hetifah mengatakan bisa saja daerah yang awalnya merupakan zona hijau berubah menjadi kuning karena kondisi yang turut berubah pula saat ini.

WARTAKOTA/Angga Bhagya Nugraha
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan penyemprotan disfentannarea sekolah ST Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2020). Hari ini PMI Jakarta Pusat melakukan penyemprotan disfektan hampir 8 sekolah di Jakarta Pusat dalam masa PSBB transisi. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lonjakan kasus positif virus corona atau Covid-19 terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Bahkan sempat menyentuh angka lebih dari 2.000 kasus per harinya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan ada kemungkinan lonjakan kasus tersebut berdampak kepada pembukaan sekolah-sekolah.

"Memang data harus terus diupdate. Pada saat peluncuran keputusan bersama, ada 85 kabupaten/kota yang berada dalam zona hijau. Untuk sekarang, mungkin sudah berubah," ujar Hetifah, ketika dihubungi Tribunnews.com, Minggu (12/7/2020).

Politikus Golkar tersebut mengatakan bisa saja daerah yang awalnya merupakan zona hijau berubah menjadi kuning karena kondisi yang turut berubah pula saat ini.

Baca: Sekolah di Zona Hijau Boleh Buka Sekolah, Tapi Tidak Perlu Memaksa Siswa untuk Masuk

Baca: Menteri Agama Nilai Perlu Ada Pelajaran Khusus Moderasi Beragama di Sekolah

Oleh karenanya, dia menegaskan pemerintah daerah harus tanggap akan hal tersebut. Terutama dengan menghentikan pembelajaran tatap muka apabila daerah itu tak lagi menjadi zona hijau.

"Dalam perjalanannya nanti, mungkin ada daerah zona hijau yang lalu berubah menjadi kuning. Pemda harus tanggap dan memberhentikan pembelajaran tatap muka jika itu terjadi, karena aturan dasarnya adalah hanya sekolah di daerah zona hijau yang boleh membuka sekolah," kata Hetifah.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan tahun ajaran baru 2020/2021akan dimulai pada 13 Juli 2020.

Seperti diketahui ini adalah masuk sekolah perdana pasca peserta didik libur kenaikan kelas maupun libur pasca penerimaan murid baru.

Namun jauh sebelumnya, peserta didik di Indonesia memang sudah diliburkan semenjak adanya pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved