Breaking News:

Virus Corona

Pegawai di Lingkungan DPRD DKI Wajib Jalani Rapid Test Seiring Adanya Seorang Staf Positif Covid-19

Setiap pegawai baik Sekretariat Dewan, Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), dan Pengamanan Dalam (Pamdal) wajib menjalani rapid test.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi Rapid Test. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta Hadameon Aritonang mengatakan setiap pegawai baik Sekretariat Dewan, Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), dan Pengamanan Dalam (Pamdal) wajib menjalani rapid test.

Mereka diwajibkan mengikuti rapid test rutin yang digelar DPRD DKI.

Terlebih, belakangan ada satu staf sektetariat bagian protokol yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (9/7/2020) lalu.

Baca: Akibat Covid-19, BPS Catat Tingkat Ketimpangan Meningkat

"Kalau sekretariat, PJLP, Pamdal, harus rapid dulu," kata Hadameon kepada wartawan, Rabu (15/7/2020).

Sementara sebagian anggota DPRD DKI disebut sudah melakukan rapid test.

Mayoritas kata dia mendapatkan hasil negatif atau non reaktif.

"Rapid. Semua baru rapid. Kalau hasil reaktif, baru kita swab. Kalau nonreaktif, tidak perlu di swab," ucapnya.

Baca: Total Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Kini Mencapai 80.094 Orang, Ini Sebarannya di 34 Provinsi

"Mayoritas semua negatif," imbuh dia.

Gedung DPRD DKI Jakarta juga sering dilakukan penyemprotan disinfektan mulai dari lantai 1 hingga lantai 3.

Sterilisasi tersebut umumnya dilakukan pada jam tertentu, khususnya malam hari ketika tidak ada kegiatan.

Sebelumnya satu orang staf sekretariat DPRD DKI bagian protokoler terkonfirmasi positif Covid-19.

Terdapat pula enam (6) orang petugas pamdal yang dinyatakan reaktif Covid-19, setelah menjalani rapid test rutin.

Baca: Indonesia Masuk 10 Besar Kasus Covid-19 di Asia, Urutan ke-26 Dunia di Bawah China dan Iraq

Satu orang positif sudah dibawa ke RS Mitra Kemayoran, sementara enam (6) petugas pamdal yang reaktif telah diminta mengisolasi mandiri di rumah masing - masing sembari menanti jadwal swab test lanjutan.

"Pamdal ada 6 orang, disuruh di rumah dulu, nanti besok mereka mau kita swab, hasilnya keluar, berdoa tidak ada yang positif," ungkap dia.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved