Breaking News:

Virus Corona

Alasan Bio Farma Gandeng Sinovac Biotech Jadi Mitra Produksi Vaksin Covid-19

"Dengan metode inaktivasi tersebut, Bio Farma sudah memiliki pengalaman dalam pembuatan vaksin seperti vaksin Pertusis," jelas Honesti

Zhang Yuwei / XINHUA / Xinhua via AFP
Seorang staf menampilkan sampel vaksin Covid-19 yang tidak aktif di pabrik produksi vaksin China National Pharmaceutical Group Co., Ltd. (Sinopharm) di Beijing, ibukota China, 10 April 2020. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menjelaskan alasan pemilihan Sinovac Biotech Ltd sebagai mitra produksi vaksin virus corona atau Covid-19.

Menurutnya, hal itu didasari platform vaksin atau metode pembuatan vaksin yang digunakan oleh Sinovac sama seperti kompetensi yang dimiliki oleh Bio Farma saat ini.

Baca: Dokter Reisa Singgung Orang yang Ragukan Bahaya Virus Corona: Simak Kesaksian Penyintas

"Dengan metode inaktivasi tersebut, Bio Farma sudah memiliki pengalaman dalam pembuatan vaksin seperti vaksin Pertusis," jelas Honesti dalam pernyataannya yang diterima Tribunnews.com, Senin (20/7/2020).

Vaksin yang datang pada hari minggu kemarin, masih memerlukan beberapa tahapan lagi sebelum bisa dilakukan uji klinis pada Agustus 2020 mendatang.

Tahap yang masih harus dilewati tersebut antara lain pengujian di dalam Laboratorium Bio Farma, dan beberapa perizinan lainnya.

Uji klinis vaksin Covid-19 ini, akan dilaksanakan di Pusat Uji Klinis yaitu di Fakultas Kedokteran Unpad, yang akan mengambil sampel sebanyak 1.620 subjek dengan rentang usia antara 18 – 59 tahun dan dengan kriteria – kriteria tertentu.

Sedangkan sisa dari vaksin tersebut, akan digunakan untuk uji lab di beberapa lab antara lain di Bio Farma dan Pusat Pengujian Obat Dan Makanan Nasional (PPOMN).

Baca: Jokowi Bubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 

Dia bilang uji klinis vaksin Covid-19 ditargetkan akan selesai pada bulan Januari 2021 mendatang.

“Apabila uji klinis vaksin Covid-19 tahap ketiga lancar, maka Bio Farma akan memproduksinya pada Q1 2021 mendatang, dan kami sudah memperisiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma, dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis," ujar Honesti.

Halaman
12
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved