Sabtu, 25 April 2026

Virus Corona

Naik Lagi, China Laporkan 22 Kasus Baru Covid-19, 17 Berada di Xinjiang

Sehari sebelumnya Komisi Kesehatan Nasional (NHC) melaporkan 16 kasus Covid-19 di China.

AFP/NOEL CELIS
Petugas medis berpakaian pelindung lengkap bersiap melakukan swab test bagi warga yang tinggal di dekat dan pernah mengunjungi pasar Xinfadi, pasar makanan grosir yang menjadi kemunculan cluster baru virus corona Covid-19, di Beijing (16/6/2020). Situasi penyebaran virus corona di ibukota Cina tersebut masuk ke dalam kategori 'sangat parah', setelah 27 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona dari cluster baru di Beijing, dan membuat otoritas setempat melakukan pelacakan serta pengujian Covid-19 besar-besaran. AFP/NOEL CELIS 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING--Kasus baru infeksi Virus Corona (Covid-19) kembali mengalami peningkatan menjadi 22 kasus dalam 24 jam terakhir.

Demikian otoritas kesehatan Nasional China pada Senin (20/7/2020).

Sehari sebelumnya Komisi Kesehatan Nasional (NHC) melaporkan 16 kasus Covid-19 di China.

Dari kasus infeksi baru, 17 berada di wilayah Xinjiang, menurut pernyataan Komisi Kesehatan Nasional.

Sedangkan lima kasus lainnya adalah kasus impor dari luar negeri.

Baca: China Belum Bebas dari Covid-19, Ditemukan 16 Kasus Baru di 3 Provinsi

China juga melaporkan 13 pasien asimtomatik baru, turun dari 42 kasus pada sehari sebelumnya.

Hingga Minggu (19/7/2020), China mencatat 83.682 kasus corona.

Sementara kasus kematian akibat Covid-19, masih tetap berada pada angk 4.634 orang.

Sebelum di Xinjiang, Covid-19 menjangkiti warga di kota Beijing, setelah terjadi klaster baru pasar Xinfadi beberapa saat lalu.

Baca: Melonjak Lagi, China Laporkan 16 Kasus Baru Virus Corona

Namun sejak Selasa (7/7/2020) lalu, Beijing sudah bebas dari Covid-19.

Untuk bebas dari virus mematikan itu, otoritas Beijing sudah melakukan tes Covid-19 terhadap seluruh warganya, sebagai bagian upaya pemerintah kota untuk memastikan wabah yang muncul dari pasar Xinfadi tidak terus menyebar tak terkendali.

Saat itu lebih dari ratusan orang di kota Beijing, yang memiliki populasi lebih dari 20 juta orang, telah dinyatakan positif Covid-19 sejak kasus pertama yang terkait dengan pasar Xinfadi pada 11 Juni lalu.

Baca: Update Corona Global 18 Juli: 30 Negara dengan Kasus Terbanyak, China Urutan 25, Indonesia Urutan 26

Jauh sebelum itu, Covid-19 muncul pertama kali di Kota Wuhan, sebelum menyerang ke seluruh penjuru dunia.

(Reuters/AFP/Channel News Asia/AP/Global Times)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved