Breaking News:

Virus Corona

Panglima TNI Pimpin Rapat Bersama Gugus Tugas Covid-19 di Kalimantan Selatan

Ia mengatakan adanya Kampung Tangguh Banua oleh masyarakat menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat

TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P., didampingi Asisten Intelijen Mayjen TNI Andjar Wiratma dan Asisten Operasi Mayjen TNI Tiopan Aritonang, melaksanakan video teleconference dengan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Singapura Jenderal Melvyn Ong membahas latihan dan kerja sama militer kedua negara, bertempat di Gedung Persada Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (23/7/2020). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin rapat intern Virtual dengan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan melalui Video Coference (Vicon) bersama segenap pejabat daerah Provinsi Kalimantan Selatan di Aula Idham Chalid Banjarmasin pada Kamis (23/7/2020).

Dalam sambutannya, Hadi menyampaikan ucapan terima kasih atas laporan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang menjelaskan adanya trend penurunan Case Fatality Rate di Kalsel yang saat ini berada di angka 5,06%.

Baca: Industri Tambang Nasional Sumbang Ventilator Buatan UI ke RS Rujukan Covid-19

Hadi menyambut baik Gugus Tugas mengambil langkah-langkah inovatif yang sejalan dengan Direktif Presiden RI Jokowi untuk menerapkan intervensi berbasis lokal.

Ia mengatakan adanya Kampung Tangguh Banua oleh masyarakat menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif disiplin menerapkan protokol kesehatan," kata Aidi

Hadi mengatakan saat ini telah dibentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ditetapkan melalui Perpres 82 Tahun 2020.

Ia menilai kebijakan strategis ini menjadi upaya extra ordinary untuk menghadapi krisis kesehatan dan bayang-bayang resesi atau krisis ekonomi akibat pandemic Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kabidpenum Puspen TNI Letkol Sus Aidil dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Kamis (23/7/2020).

"Dikatakan oleh Panglima TNI bahwa Satgas Penanganan Covid-19 daerah harus benar-benar membangun sinergi dengan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional untuk bersama-sama menjaga agar masyarakat tetap produktif, sehat dan aman dari Covid-19, karena kesehatan masyarakat menjadi modal utama untuk kembali menggerakan roda perekonomian," kata Aidil.

Untuk itu, kata Hadi, para pejabat-pejabat di Kabupaten/Kota, para Bupati, Dandim, Kapolres, Kepala Desa, Danramil, Kapolsek agar selalu mengajak tokoh masyarakat menegakan disiplin menerapkan protokol dan mensosialisasikan disiplin protokol kesehatan dalam setiap interaksi sosial kemasyarakatan.

Baca: Hasil Survei Paxel: 57 Persen UKM Alami Peningkatan Jumlah Pelanggan Baru di Masa Pandemi Covid-19

"Sejalan dengan moto yang disampaikan Bapak Gubernur, 'Bergerak Bersama Menjaga Banua', Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengajak seluruh aparatur negara yang terlibat dalam penanganan pandemi ini untuk bergerak bersama seluruh elemen masyarakat beserta seluruh satuan kewilayahan TNI dan Polri beserta jajarannya di Kalsel, saling sinergi dan berkolaborasi untuk bersama-sama melakukan upaya extra ordinary sebagaimana telah diarahkan Presiden RI Jokowi," kata Aidil.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Ganip Warsito, Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, Asops Panglima TNI, Aslog Panglima TNI, Asops Kapolri, Pangdam VI/Mulawarman, Kapolda Kalimantan Selatan, Ketua DPRD Kalsel, serta segenap pejabat TNI-Polri dan Pemerintah setempat.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved