Virus Corona
Jokowi: Situasi Krisis, Belanja Pemerintah Jadi Instrumen Utama Daya Ungkit Bangkitkan UMKM
belanja pemerintah dari APBN sangat penting untuk menggerakkan perekonomian yang saat ini merosot turun akibat pandemi Covid-19.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar diarahkan untuk membangkitkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak pandemi Covid-19.
Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas terkait Rencana Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2021 melalui video conference, Selasa (28/7/2020).
"Dalam situasi krisis seperti ini, belanja pemerintah menjadi instrumen utama untuk daya ungkit tapi juga agar sektor swasta, UMKM bisa pulih kembali," kata Jokowi.
Baca: Presiden Minta Kabinetnya Kalkulasikan Indikator Ekonomi Makro Secara Cermat
Menurut Presiden, belanja pemerintah dari APBN sangat penting untuk menggerakkan perekonomian yang saat ini merosot turun akibat pandemi Covid-19.
Namun, Kepala Negara juga mengingatkan bahwa APBN hanya berkontribusi kurang lebih 14,5 persen pada produk domestik bruto (PDB) negara.
Sisanya, sektor UMKM yang berkontribusi besar pada perekonomian.
"Mesin penggerak ekonomi ini harus diungkit dari APBN kita yang terarah, yang tepat sasaran," jelas Jokowi.