Breaking News:

Virus Corona

Disnaker DKI Jakarta Minta Perusahaan Tidak Tutup-tutupi Kasus Positif Covid-19 di Tempat Kerja

Andri Yansyah meminta perusahaan manapun tidak menutup-nutupi jika memiliki karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) DKI Jakarta Andri Yansyah 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) DKI Jakarta Andri Yansyah meminta perusahaan manapun tidak menutup-nutupi jika memiliki karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Karyawan juga diminta kooperatif untuk memberi tahu status kesehatannya ketika telah dinyatakan positif Covid-19.

Alasannya tindakan menutup-nutupi baik dari pihak karyawan maupun perusahaan akan berdampak pada makin luasnya penularan kasus corona dilingkup perusahaan itu sendiri.

Jika itu terjadi, maka yang merugi adalah perusahaan.

Baca: Ini Tantangannya Bagi Dokter Tim Persita Soal Virus Covid-19 yang Tak Terlihat

"Jadi tidak perlu lagi ditutup-tutupi, bukannya makin sedikit itu kasus, malah semakin besar. Kalau semakin besar, saya yakin justru malah akan merugikan perusahaan itu sendiri," kata Andri Yansyah kepada wartawan, Rabu (29/7/2020).

Sementara bagi pegawai yang mengetahui tindakan menutup-nutupi kasus positif Covid-19 di tempat kerjanya.

Baca: Niat dan Tata Cara Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Panduan Pelaksanaan di Tengah Pandemi Covid-19

Andri meminta untuk melaporkan informasi tersebut ke pihak Disnakertrans DKI.

Identitas pelapor akan dijamin kerahasiaannya.

"Identitas dari pelapor tetap kami rahasiakan," ucap dia.

Halaman
1234
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved