Breaking News:

Virus Corona

Ada 60.739 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia pada Penghujung Juli

Dari data yang dilihat di covid19.go.id, jumlah Suspek per 29 Juli atau hari ini sebanyak 60.739 suspek.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI Bandung, Yenny Meliana memperlihatkan hasil karya inovasinya Qirani 19 di Gedung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bandung, Jalan Sangkuriang, Kota Bandung, Rabu (29/7/2020). Qirani 19 adalah alat deteksi Covid-19 metode RT-Lamp (Reverse-transcriptase Loop-mediated isothermal amplification) yang lebih murah dan lebih cepat prosesnya dari RT-PCR (Polymerase Chain reaction), namun dengan sensitivitas keakuratan diagnosis yang setara. Memungkinkan dilakukan di rumah sakit, puskesmas, atau laboratorium dengan fasilitas lebih sederhana dan dapat diperoleh hasilnya baik secara kualitatif maupun kuantitatif. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memperbarui soal data suspek terkait Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia yang tercatat hingga Jumat (31/7/2020).

Istilah Suspek merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang diteken pada 13 Juli 2020.

Dari data yang dilihat di covid19.go.id, jumlah Suspek per 29 Juli atau hari ini sebanyak 60.739 suspek.

Baca: 4 Hari Terpapar Covid-19, Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam Dilarikan ke RSMH Palembang

Baca: Update: 2.040 Tambahan Baru, Total Kasus Positif Covid-19 hingga Hari Idul Adha 108.376 Orang

Angka Suspek hari ini diketahui meningkat ketimbang pada hari Senin kemarin, yang sebesar 53.723 orang.

Pemerintah mencatat, lewat situs esmi covid19.go.id, pasien terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 2.040 orang sehingga menjadi total kasus positif sebanyak 108.376 orang.

Angka tambahan ini seperti diketahui meningkat ketimbang pada Kamis kemarin yang mencapai 1.904 kasus.

Data tersebut juga menunjukkan penambahan kasus sembuh mencapai 1.615 pasien, atau 60,8 persen.

Adapun total kasus sembuh sebanyak 65.907 orang.

Sementara jumlah yang meninggal dunia menjadi 5.131 orang setelah penambahan 73 orang atau 4,7 persen dari kasus terkonfirmasi.

Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved