Breaking News:

Virus Corona

Update Covid-19: Jawa Timur Tertinggi Kasus Positif dan Meninggal

Selain Jawa Timur, temuan kasus positif Covid-19 yang tinggi juga ditemukan di DKI Jakarta dengan 472 kasus.

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ratusan guru SMP mengikuti rapid dan swab test di Gelora Pancasila, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/8/2020). Rapid dan swab test untuk guru SMP itu digelar salah satunya untuk mencegah dan memutus penularan Covid-19. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Jawa Timur menjadi provinsi dengan temuan  positif Covid-19 tertinggi dengan 478 kasus pada Senin (3/8/2020).

Selain Jawa Timur, temuan kasus positif Covid-19 yang tinggi juga ditemukan di DKI Jakarta dengan 472 kasus.

Sementara itu enam provinsi lainnya temuan kasus positifnya, di bawah seratus dan di atas lima puluh.

Enam provinsi tersebut yakni Sulawesi Selatan dengan 97 kasus, Jawa Tengah 95 kasus, Sulawesi Utara 78 kasus, Sumatera Utara 57 kasus, Jawa Barat 56 kasus, dan Riau 50 kasus.

Baca: Per 3 Agustus, Spesimen Diperiksa Menurun dari Target Sebesar 14.728

Pada hari yang sama terdapat 10 provinsi yang temuan kasusnya 0. Ke sepuluh provinsi tersebut yakni: Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat, Papua, NTT.

Jawa Timur juga menjadi provinsi tertinggi kasus meninggal yakni 22 orang.

Dua wilayah lainnya yang kasus meninggal di atas sepuluh yakni DKI Jakarta 16 orang dan Jawa Tengah 10 orang.

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memperbarui soal data jumlah pasien positif corona di Indonesia pada Senin (3/8/2020).

Dilihat dari data di situs resmi covid19.go.id,  pasien terkonfirmasi sebanyak 1.679 orang sehingga menjadi total kasus positif sebanyak 113.134 orang.

Angka tambahan ini seperti diketahui meningkat ketimbang pada Ahad kemarin yang mencapai 1.519 kasus.

Data tersebut juga menunjukkan penambahan kasus sembuh mencapai 1.262 pasien, atau 62,1 persen dari kasus konfirmasi positif.

Adapun total kasus sembuh sebanyak 70.237 orang.

Sementara jumlah yang meninggal dunia menjadi 5.302 orang setelah penambahan 66 orang atau 4,7 persen dari kasus terkonfirmasi.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved