Breaking News:

Virus Corona

KSAD Jenderal Andika Perkasa Dampingi Erick Thohir di Komite Penanganan Covid-19

Erick Thohir gandeng KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Wakil Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan PEN.

Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan PEN, yang juga Menteri BUMN Erick Thohir bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa saat berkunjung ke Markas TNI AD di Jakarta, Jumat (7/8/2020). / Timkom Komite Penanganan Covid-19 dan PEN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keinginan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk mengimplementasikan semua formulasi demi membawa rakyat Indonesia selamat dari pandemi Covid-19, sekaligus kebangkitan ekonomi nasional terus disegerakan.

Termasuk memperkuat struktur pelaksana Komite penanganan Covid-19 dan PEN.

Sehingga, penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi yang berada dalam satu komando itu semakin cepat, tepat, dan efisien dikerjakan serta dituntaskan dalam waktu yang bersamaan.

Terkait dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan PEN, yang juga Menteri BUMN Erick Thohir melibatkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Wakil Ketua Pelaksana.

Baca: Gelar Penindakan Sejak Maret, Kasatpol PP DKI Bersyukur Anggotanya Tak Ada yang Terpapar Covid-19

Dengan hadirmya jenderal bintang empat tersebut diharapkan sisi enforcement, terutama dalam upaya meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, bisa dijalankan dengan lebih intens, luas, dan masif.

"Satu kunci dalam memerangi pandemi adalah menjaga kepatuhan, ketaatan, dan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan selama pandemi. Sosialisasi tentang pentingnya menjaga protokol itulah yang perlu kita tingkatkan sehingga saya merasa perlu keterlibatan TNI Angkatan Darat," kata Erick Thohir saat berkunjung ke Markas TNI AD di Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Baca: Menteri BUMN: Pemerintah Butuh Dana Rp 65 Triliun untuk Suntik Vaksin ke 160 Juta Penduduk

Melibatkan TNI AD yang memiliki struktur organisasi hingga ke seluruh pelosok negeri merupakan upaya agar masyarakat Indonesia yang tersebar di 83 ribu desa dan kelurahan mengerti bagaimana pentingnya menjaga keseinambungan antara pemulihan kesehatan dengan kebangkitan ekonomi.

"Mengajak keterlibatan TNI AD tak lain agar tentara nasional kita yang dekat dengan rakyat menjadi contoh sekaligus mengajak rakyat untuk disiplin dengan terus memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak. Sambil menunggu kesiapan imunisasi vaksin Covid-19 yang kami jadwalkan tahun depan," jelas Erick.

Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan kesiapan menjadi bagian dari Komite Penanganan Covid-19 dan PEN yang punya misi mengatasi pandemi dan pemulihan ekonomi nasional secara tepat.

Baca: Kemendikbud Terbitkan Kurikulum Darurat Untuk Pembelajaran di Tengah Pandemi Covid-19

"Kami siap memberikan dukungan dan bantuan atas misi bersama ini untuk memulihkan kesehatan masyarakat dan juga ekonomi nasional. Kami akan melibatkan struktur komando hingga lapisan terbawah yang dekat dengan masyarakat agar disiplin dan taat protokol kesehatan," ujarnya.

Erick Thohir menambahkan, dirinya sangat menghargai dan mendukung keinginan masyarakat kembali beraktifitas seperti bekerja, melakukan perjalanan, berolahraga, atau menjalankan kegiatan rutin lainnya di fase kebiasaan baru setelah selama lima bulan menjalani masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Namun, dengan masih tingginya penyebaran virus Covid-19, maka intensitas sosialisasi kepada masyarakat untuk menerapkan prinsip 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) selama pandemi harus terus ditingkatkan.

"Fokus kami di Komite sudah jelas, kesehatan pulih, ekonomi bangkit. Terkait upaya pemulihan kesehatan, maka kami harus benar-benar turun ke bawah dengan semangat memudahkan dan melayani masyarakat agar bersama dan saling bahu membahu memerangi pandemi ini hingga tuntas," kata Erick.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved