Breaking News:

Virus Corona

NU Gerakkan Muslimat dan Fatayat untuk Kampanye Penggunaan Masker di Lingkup Keluarga

Menurutnya, saat di rumah, sosok sentral dari seorang ibu untuk menanamkan protok kesehatan menjadi penting.

Penulis: Reza Deni
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Seorang anak dengan mengenakan masker berfoto bersama orang berkostum badut di trotoar Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/7/2020). Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mulai menerapkan sanksi denda uang Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu kepada warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah mulai Senin, 27 Juli 2020. Sementara Pemerintah Kota Bandung tidak akan menerapkan sanksi denda berupa uang, tapi lebih pada penerapan sanksi sosial. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satuan Tugas Covid-19 Nahdlatul Ulama menggerakkan muslimat dan fatayat untuk mengingatkan anggota keluarga mereka agar selalu memakai masker ketika berada di luar rumah sebagai bagian dari adaptasi pada kebiasaan baru selama pandemi.

"Ibu-ibu di rumah untuk menjewer atau mengingatkan anak dan suaminya kalau mau keluar jangan lupa pakai masker," kata Koordinator Satgas Covid-19 NU Makky Zamzami di graha BNPB, Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Menurutnya, saat di rumah, sosok sentral dari seorang ibu untuk menanamkan protok kesehatan menjadi penting.

"Ibu itu kalau di rumah jadi yang perhatian. Di sinilah yang kita gerakkan agar tidak lupa (memakai masker) dan itu menjadi suatu perilaku dan kebiasaan baru yang bisa diterapkan," lanjutnya.

Baca: Arahan Jokowi Agar PKK Lakukan Gerakan Pembagian Masker Dinilai Tepat

Baca: Anak Kecil Tersedak saat Makan Chicken Nugget McD di Inggris, Ternyata Berisi Masker Medis Bekas

Menurut Makky, penyuluhan mengenai upaya pencegahan Covid-19 harus dilakukan secara terus-menerus, terlebih menggunakan komunikasi yang bisa dipahami masyarakat banyak.

"Beberapa hal yang mungkin bisa diterima masyarakat bagaimana kita menyampaikan secara sederhana lalu kemudian saling mengingatkan," kata Makky.

"Jadi kita berharap dengan adanya edukasi penggunaan masker, juga adanya perubahan perilaku. Perubahan perilaku untuk penyakit lain agak butuh panjang, tetapi kita butuh segera," pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved