Minggu, 12 April 2026

Virus Corona

Survei Indikator: Mayoritas Responden Merasa PSBB Cukup Efektif Cegah Penyebaran Virus Corona 

mayoritas responden dengan skor 51,6 dari 100 menyatakan PSBB sudah cukup efektif menekan penyebaran Covid-19.

Editor: Johnson Simanjuntak
Tribunnews/JEPRIMA
Petugas saat memberikan sanksi kepada pengguna jalan yang tidak menggunakan masker saat berkendara di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (21/7/2020). Warga yang tak memakai masker selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional tahap kedua berlaku di wilayah Kota Depok, Jawa Barat bakal dikenakan sanksi berupa denda Rp50 ribu. Sanksi berlaku mulai Kamis mendatang (23/7). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indikator Politik Indonesia mengeluarkan hasil survei Pemuka Opini dengan tema 'Efek Kepemimpinan dan Kelembagaan dalam penanganan Covid-19'. 

Temuan survei menyebutkan mayoritas responden merasa PSBB cukup efektif untuk mencegah penyebaran  virus corona atau Covid-19

"Mayoritas responden berpandangan PSBB cukup atau sangat efektif mencegah penyebaran virus corona. Oleh karena itu, kebanyakan mereka menganggap pelonggaran PSBB masih kurang atau tidak layak untuk diterapkan," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, dalam perilisan secara daring, Kamis (20/8/2020). 

Baca: Survei Indikator: Sense of Crisis Anies Tertinggi, Komunikasi ke Warga Ridwan Kamil Tertinggi 

Dalam survei tersebut, mayoritas responden dengan skor 51,6 dari 100 menyatakan PSBB sudah cukup efektif menekan penyebaran Covid-19

Untuk responden yang menilai PSBB sangat efektif tercatat hanya memiliki skor 3,6.

"Skor 37,2 dari responden menyatakan PSBB kurang efektif. Sementara 6,9 sisanya menyatakan PSBB sama sekali tidak efektif," kata Burhanuddin. 

Adapun dalam survei kali ini, responden merupakan pemuka opini nasional dan daerah. Total responden berjumlah 304 dan berasal dari 20 kota di Indonesia.

Mereka terdiri dari tokoh yang memiliki informasi lebih luas dibandingkan masyarakat umum tentang penanggulangan Covid-19 di Indonesia. 

Mereka antara lain adalah akademisi yang menjadi rujukan media, redaktur politik dan kesehatan media, pengusaha, pengamat kesehatan, sosial dan politik, tokoh organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, LSM, dan organisasi profesi. 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved