Breaking News:

Virus Corona

Lockdown Kedua Israel Ditentang Para Menteri, Sebut Kementerian Kesehatan Tak Becus Tangani Pandemi

Israel menjadi negara pertama di dunia yang kembali menerapkan Lockdown nasional untuk kedua kalinya.

AFP/MENAHEM KAHANA
Polisi perbatasan Israel mengenakan topeng pelindung di tengah patroli wabah COVID-19 di sekitar Gerbang Singa di Kota Tua Yerusalem, Rabu (25/3/2020). (AFP/MENAHEM KAHANA) 

TRIBUNNEWS.COM - Israel menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan lockdown kedua kalinya.

Hal itu dilakukan lantaran kasus virus corona di negara itu kembali melonjak.

Penerapan itu pun dibenarkan kala Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menjelaskan dalam sebuah konferensi pers yang disiarkan televisi.

Ia menjelaskan mengenai kenaikan kasus yang dialami Israel, baik dalam laporan infeksi maupun kematiannya.

Lockdown tersebut akan berlangsung selama tiga pekan dimulai pada Jumat (18/9/2020) pukul 14.00 waktu setempat.

Uniknya lockdown tersebut bertepatan dengan Rosh Hashana, atau Tahun Baru Yahudi.

Polisi perbatasan Israel mengenakan topeng pelindung di tengah patroli wabah COVID-19 di sekitar Gerbang Singa di Kota Tua Yerusalem, Rabu (25/3/2020). (AFP/MENAHEM KAHANA)
Polisi perbatasan Israel mengenakan topeng pelindung di tengah patroli wabah COVID-19 di sekitar Gerbang Singa di Kota Tua Yerusalem, Rabu (25/3/2020). (AFP/MENAHEM KAHANA) (AFP/MENAHEM KAHANA)

Baca: Kasus Baru Covid-19 Terus Meningkat, Israel Putuskan Lockdown Lagi

"Saya tahu langkah ini akan mendatangkan kerugian bagi kita. Ini bukan hari libur yang kita inginkan."

"Kita tak bisa merayakannya bersama keluarga besar," kata Netanyahu, dikutip dari Sky News, Senin (14/9/2020).

Kendati demikian, dia meminta agar masyarakat Israel menaati peraturan dari pemerintah.

Dia juga mengaku yakin bila vaksin yang sedang dikembakan akan segera selesai.

Halaman
123
Penulis: Inza Maliana
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved