Breaking News:

Virus Corona

Hipertensi Penyakit Paling Berisiko Tinggi Terinfeksi Covid-19

Beberapa penyakit penyerta yang rawan apabila terinfeksi covid 19 di antaranya hipertensi, jantung, diabetes, ginjal dan penyakit paru kronis.

IST
Leonardo Wiesan Co Founder LiveWell Global menjelaskan teknologi PEM pada Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler dapat membuat air mineral menjadi air berkandungan hidrogen kaya antioksidan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus pasien positif Covid-19 dengan penyakit penyerta (komorbid) kian hari kian banyak.

Tidak jarang dari mereka pengidap komorbid meninggal dunia.

Beberapa penyakit penyerta yang rawan apabila terinfeksi Covid-19 di antaranya hipertensi, jantung, diabetes, ginjal dan penyakit paru kronis. 

Kepala Instalasi Gawat Darurat RS PGI Cikini, Jakarta Dokter Bintang Cristo Fernando mengatakan dari sekian banyak penyakit penyerta yang tingkat risikonya paling tinggi adalah hipertensi. 

Menurut Bintang, orang yang memiliki hipertensi lebih mudah terjangkit covid-19, karena pembuluh darah penderita hipertensi tidak lagi dalam kondisi baik dan kemungkinan terjadi komplikasi ke organ jantung, ginjal serta kekebalan tubuh juga semakin menurun.

"Selain hipertensi yang menjadi penyakit dengan persentase tertinggi lainnya secara masing- masing adalah diabetes melitus, penyakit jantung, penyakit ginjal, dan penyakit paru obstruktif kronis," ujar Bintang dalam pernyataannya, Selasa (15/9/2020).

Penyakit penyerta tersebut kata dia memperburuk kondisi pasien covid-19 karena menurunkan imunitas sehingga tubuh rentan terkena penyakit.

Karena itu ia menyarankan agar masyarakat terutama yang memiliki penyakit penyerta agar selalu melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat.

Baca: Orang dengan Penyakit Jantung Lebih Risiko Terkena Covid-19 Dibanding Diabetes dan Hipertensi

"Selain tetap melaksanakan protokol kesehatan ketat dan disiplin, bagi orang-orang pengidap penyakit penyerta dianjurkan untuk memperbaiki kondisi imun tubuh, mengatasi keluhan klinis, dan tetap kontrol faktor komorbidnya," jelas dokter spesialis bedah saraf yang pernah tergabung dalam tim medis Asian Games 2018 ini. 

Makan makanan dengan menu gizi yang seimbang, olahraga teratur dan tepat merupakan cara yang bisa memperbaiki imun.

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved