Minggu, 31 Agustus 2025

Virus Corona

Bio Farma Ungkap Hasil Sementara Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Covid-19 Sinovac: Semuanya Aman

Bio Farma memastikan tidak ada kendala dalam uji klinis tahap 3 vaksin Covid-19 terhadap 1.620 sukarelawan yang telah berjalan lebih dari 1 bulan.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews/HO/BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo (kanan) tiba di PT Bio Farma (Persero) Bandung untuk meninjau fasilitas produksi dan pengemasan vaksin Covid-19, di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/8/2020) pagi sekitar pukul 09.45 WIB. Peninjauan dipandu oleh Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Honesti Basyir. Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi didampingi antara lain oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. Tribunnews/HO/BPMI Setpres 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perusahaan Bio Farma memastikan tidak ada kendala dalam uji klinis tahap 3 vaksin Covid-19 terhadap 1.620 sukarelawan yang telah berjalan lebih dari 1 bulan.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengungkapkan hingga saat ini uji klinis masih berjalan lancar dan sejauh ini tidak ditemukan laporan efek samping yang signifikan dari para relawan.

“Sampai hari ini tidak terjadi apapun yang mengkhawatirkan, semuanya aman di lapangan Alhamdulillah,” ujar Honesti dalam konferensi pers, Rabu (30/9/2020).

Baca: Sempat Positif Covid-19, Joy Tobing Mengaku Kehilangan Indera Penciuman dan Perasa

Ketua Uji Klinis Vaksin Covid-19, Prof Kusnandi mengatakan penelitian hasil uji klinis diperkirakan secara keseluruhan akan selesai awal Januari 202.

Berdasarkan data per tanggal 29 September 2020, sebanyak 1.089 sukarelawan sudah menerima suntikan pertama dan 650 sukarelawan sudah mendapat suntikan kedua.

“Nampaknya minggu depan kita sudah dapat mendata 162 yang di screening, ditambah lagi vaksinasi kedua sebanya 200 orang, sehingga kira-kira hasil penelitian kita akan selesai pada bulan Januari awal secara keseluruhan,” katanya.

Bio Farma berperan sebagai sponsor dalam uji klinis vaksin ini, sekaligus berkolaborasi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Honesti mengatakan BPOM akan melakukan visit audit proses pengembangan dan produksi vaksin corona di fasilitas Sinovac di Beijing, China pada awal November 2020.

Baca: Positif Covid-19, Joy Tobing Ceritakan Gejala hingga Perasaan Takut Tak Bisa Lihat Matahari Esok

Salah satunya untuk menjaga dan menjamin kualitas vaksin Covid-19.

“BPOM juga akan memastikan fasilitas dan proses produksi Vaksin Covid-19 di Bio Farma memenuhi standar cara pembuatan obat yang baik, sehingga BPOM juga akan melaksanakan audit ke fasilitas produksi Covid-19 di Bio Farma,” katanya.

Baca: Keluarga Geruduk RS Bima Hendak Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19

Direktur Bio Farma mengatakan pihaknya juga akan melakukan audit inspeksi ke Sinovac yang rencananya akan dilaksanakan sebelum pelaksanaan audit BPOM.

Hal itu sebagai bagian dalam implementasi Quality Management System di Bio Farma, untuk menjamin kualitas bulk vaksin yang akan di terima di Bio Farma,

“Untuk mempercepat akses vaksin kepada masyarakat, Bio Farma akan mengajukan proses registrasi vaksin melalui mekanisme Emergency Use Authorization/EUA (Otorisasi Penggunaan Darurat) dengan persetujuan bersyarat dengan menyampaikan laporan interim pada Januari 2021,” katanya

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan