Breaking News:

Penanganan Covid

Ketersediaan Vaksin Covid-19 Harus Dibarengi Disiplin Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Bamsoet mendorong pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menggencarkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Zhang Yuwei / XINHUA / Xinhua via AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menggencarkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Pemerintah pusat harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyampaikan kepada aparat pemerintah tingkat desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat agar menggencarkan sosialisasi dan menyampaikan pentingnya menjaga kedisiplinan untuk menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari," ujar Bamsoet, dalam keterangannya, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Doni Monardo: 45 Juta Penduduk Indonesia Merasa Tidak Mungkin Tertular Covid-19

Menurutnya memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak merupakan jurus ampuh menangkap Covid-19.

"Dengan mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sebab hal tersebut merupakan jurus terbaik untuk memutus rantai penularan Covid-19," imbuhnya.

Pemerintah, kata Bamsoet, juga perlu terus mengedukasi masyarakat untuk melawan virus Covid-19 tidak cukup hanya dengan vaksin yang disiapkan pemerintah.

Namun demikian, dia menegaskan keefektifan vaksin tetap harus dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat.

Karenanya penting pula untuk terus menggencarkan budaya hidup bersih dan sehat di masing-masih daerah dengan mengacu kepada protokol kesehatan.

Baca juga: Doni Monardo: 7 Persen Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Bukan Orang yang Sering Keluar Rumah

"Sebab pembudayaan protokol kesehatan bisa memberi dampak jangka panjang terhadap perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat luas," kata dia.

Politikus Golkar tersebut turut menyampaikan vaksin Covid-19 memang menjadi salah satu intervensi medis yang disiapkan pemerintah untuk dapat melawan pandemi Covid-19.

Akan tetapi dengan patuh terhadap protokol kesehatan, Bamsoet mengatakan risiko penularan dapat diturunkan hingga 85 persen.

Baca juga: Update Corona 16 Oktober 2020 di Indonesia: 10 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Tertinggi dan Terendah

"Prinsip dasar yang perlu dipahami masyarakat dalam melawan penularan Covid-19 adalah pelaksanaan protokol kesehatan mengingat kepatuhan terhadap protokol kesehatan efektif menurunkan tingkat risiko penularan sampai dengan 85 persen," katanya.

Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M (Memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia. Pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved