Breaking News:

Virus Corona

Jokowi Sebut Vaksin Corona Tiba Akhir November atau Desember, Bisa Bentuk Jadi atau Bahan Baku

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Vaksin Covid-19 bisa tiba di tanah air pada akhir November.

Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat rapat terbatas di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Vaksin Covid-19 bisa tiba di tanah air pada akhir November.

Pemerintah terus berupaya untuk mendatangkan vaksin secepatnya.

"Kalau tidak bisa akhir November berarti masuk ke bulan Desember. Baik itu dalam bentuk vaksin jadi maupun dalam bentuk nantinya bahan baku yang akan diolah di Biofarma," kata Presiden usai mendatangi tempat simulasi vaksinasi di Puskesmas Bogor, Jawa Barat, Rabu, (18/11/2020).

Meskipun pemerintah ingin vaksin Corona segera hadir, namun tetap seleketif.

Presiden mengatakan bahwa Vaksin yang akan digunakan di Indonesia harus masuk daftar vaksin WHO.

Baca juga: Satgas: Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Karakteristik Masyarakat Indonesia

Baca juga: Presiden Jokowi Siap Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

Ilustrasi vaksin Moderna - Gambar kreatif ini diambil di sebuah studio di Paris pada 16 November 2020, menunjukkan jarum suntik dan botol vaksin dengan logo Moderna, menggambarkan pengumuman vaksin eksperimental terhadap Covid-19 dari Moderna yang 95% efektif
Ilustrasi vaksin Moderna - Gambar kreatif ini diambil di sebuah studio di Paris pada 16 November 2020, menunjukkan jarum suntik dan botol vaksin dengan logo Moderna, menggambarkan pengumuman vaksin eksperimental terhadap Covid-19 dari Moderna yang 95% efektif (JOEL SAGET / AFP)

"Semua vaksin yang kita pakai itu harus masuk dalam listnya WHO. ini wajib harus masuk ke listnya WHO," katanya.

Selain masuk dalam daftar WHO, vaksin juga harus teruji efektivitasnya dalam melawan virus Corona atau SARS-CoV-2.

Sehingga, memberikan manfaat yang tinggi pada penanganan kesehatan di Indonesia.

"Kemudian yang kedua juga kemanfaatan dari vaksin itu juga harus maksimal," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved