Breaking News:

Virus Corona

Program Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Bertahap Hingga Tahun 2022

Alasannya, pengadaan vaksin Covid-19 baik melalui jalur bilateral maupun multilateral terus diupayakan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Tribun Ambon/biro media_setpres
VAKSIN COVID-19 - Petugas cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, mengangkut vaksin Sinovac, Corona, Selasa (8/12/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) mengatakan, program vaksinasi Covid-19 akan berlangsung bertahap hingga tahun 2022.

Alasannya, pengadaan vaksin Covid-19 baik melalui jalur bilateral maupun multilateral terus diupayakan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Kuncinya tetap vaksin ini bukan sesuatu yang sifatnya instan tetapi ini adalah yang berjangka waktu 2020, 2021 sampai dengan 2022," ujar dia dalam video KCPEN yang diterima Tribunnews.com, Rabu (9/12/2020).

Untuk tahap awal, pemerintah akan memberikannya kepada tenaga kesehatan dan aparat TNI dan Polri sebagai frontliner, lalu diikuti oleh kelompok rentan, serta masyarakat umum.

Ia memastikan, tahapan-tahapan pemberian vaksin Covid-19 telah sesuai dengan standar WHO.

"Ada tahapan prioritas-prioritas, karena prioritas kita mengikuti standar yang diberikan oleh WHO dan juga saran mereka yang expert," kata dia.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Tiba, DPR: Vaksinasi Tak Boleh Kurangi Disiplin pada Protokol Kesehatan

Sambil menunggu vaksin, masyarakat diharapkan  tetap patuh dan displin dalam menjalankan protokol kesehatan 3M.

Ia pun menyampaikan, pemerintah juga terus berupaya memaksimalkan 3T testing, tracing, dan treatment.

"Tetap 3M menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan yaitu norma itu tetap harus dijalankan arena vaksin itu akan berjalan secara bertahap," jelas Ketua KCPEN ini.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok (herd immunity), mencegah dan melindungi kesehatan masyarakat, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, menjaga produktifitas serta meminimalkan dampak sosial dan ekonomi.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pengadaan vaksin Covid-19 akan terus berlanjut mulai akhir tahun ini hingga 2022 mendatang.

"Pengadaan direncanakan berjalan selama beberapa tahun dari tahun ini 2020 hingga 2021 dan 2022 sesuai kebutuhan. Vaksinasi akan dilaksanakan berdasarkan kriteria dan prioritas penerima vaksin," ujarnya dalam konferensi pers 'Kedatangan Vaksin Covid-19' secara virtual, Senin (7/12/2020).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved